Trump Main Dua Kaki: Armada Perang Dikerahkan, Iran Tetap Dirayu Negosiasi

By Admin


nusakini.com, Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali memainkan strategi keras bercampur manuver diplomasi dalam menghadapi Iran. Di tengah pengerahan besar-besaran armada militer AS ke Timur Tengah, Trump mengklaim Teheran justru menunjukkan minat serius untuk berunding.

Dalam wawancara dengan Axios, Senin (26/1/2026), Trump menyebut situasi masih “bergerak cepat” dan belum mengarah pada keputusan final. Ia menegaskan, penguatan militer dilakukan sambil tetap membuka jalur damai. Bahkan, menurut Trump, Iran sudah beberapa kali menghubungi Washington untuk membuka pembicaraan.

Sebelumnya, Trump nyaris memerintahkan serangan militer setelah ribuan demonstran Iran tewas dalam penindasan rezim. Namun perintah itu urung dikeluarkan. Alih-alih menyerang, AS justru mengirim gugus tempur kapal induk USS Abraham Lincoln ke kawasan CENTCOM, disertai jet tempur dan sistem pertahanan udara.

Pejabat Gedung Putih menegaskan opsi serangan tetap ada. AS hanya bersedia bernegosiasi jika Iran mau melucuti uranium yang telah diperkaya, menghentikan program rudal jarak jauh, serta memutus dukungan ke kelompok proksi regional. Sampai kini, Iran belum bersedia menelan syarat itu mentah-mentah. (*)