Gagalkan Pengiriman Narkoba via Kargo Udara, Petugas Bandara SSK II Amankan Sabu dan Ekstasi

By Admin

Petugas gabungan dari Lanud Roesmin Nurjadin dan Aviation Security (Avsec)
nusakini.com, Pekanbaru — Petugas gabungan dari Lanud Roesmin Nurjadin dan Aviation Security (Avsec) Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru menggagalkan dugaan pengiriman narkotika melalui jalur udara menuju Sulawesi Selatan.

Dalam pengungkapan tersebut, petugas mengamankan sekitar 919 gram sabu dan 1.653 butir pil ekstasi yang disembunyikan di dalam tangki sepeda motor yang dikemas untuk pengiriman kargo udara.

Komandan Lanud Roesmin Nurjadin, Marsma TNI Abdul Haris, mengatakan paket mencurigakan itu terdeteksi saat pemeriksaan rutin di area kargo bandara sekitar pukul 05.00 WIB.

“Petugas menemukan satu paket yang mencurigakan saat proses pemeriksaan. Setelah dilakukan pengecekan bersama, ditemukan dugaan narkotika jenis sabu dan pil ekstasi di dalam paket tersebut,” kata Abdul Haris.

Menurutnya, paket itu direncanakan dikirim ke Makassar menggunakan maskapai Lion Air dengan rute transit melalui Yogyakarta. Aparat menduga pola transit digunakan untuk mengelabui pengawasan.

Meski barang bukti berhasil diamankan, petugas belum menangkap pihak yang diduga sebagai pengirim. Namun, identitas dan alamat pengirim disebut telah dikantongi untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

Barang bukti kemudian diserahkan kepada Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Riau untuk proses hukum dan pengembangan kasus.

Abdul Haris menyebut jalur ekspedisi udara masih menjadi salah satu metode yang diduga digunakan jaringan peredaran narkotika. Karena itu, pengawasan terhadap pengiriman barang melalui kargo akan diperketat.

Sepanjang 2025, petugas di Bandara SSK II tercatat menggagalkan penyelundupan sekitar 22,022 kilogram sabu, 5,32 kilogram ganja, serta ratusan butir ekstasi dan obat terlarang lainnya.

Sementara hingga Mei 2026, pengungkapan narkotika di bandara tersebut mencapai sekitar 5,327 kilogram sabu dan 2,292 kilogram ganja. Jumlah temuan pil ekstasi juga meningkat hingga mendekati 2.000 butir.

Pelaksana tugas General Manager Bandara SSK II Pekanbaru, Yoko Harianto, mengatakan pemeriksaan kargo dilakukan sesuai prosedur melalui pemindaian X-ray dan pemeriksaan manual.

“Jika ditemukan barang mencurigakan dari hasil pemeriksaan X-ray, petugas langsung berkoordinasi dengan instansi terkait,” ujarnya. (*)