Profile

Yohana Susana Yembise

Tempat Lahir : Manokwari, Nugini Belanda

Tanggal Lahir : 01/10/1958


Description

Prof. DR. Yohana Susana Yembise, Dip.Apling, MA tercatat menjadi perempuan pertama dari tanah Papua yang dilantik menjadi seorang menteri di Indonesia. Berkat pengalamannya di berbagai bidang terutama pendidikan, Yohana Yembise dipilih oleh Presiden Jokowi sebagai Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Menppa) Republik Indonesia periode 2014-2019. Ibu tiga anak tersebut cukup dikenal lewat peran aktifnya sebagai Guru Besar Pendidikan Bahasa Inggri di almamaternya, Universitas Cendrawasih. Ya, Yohana Yembise merengkuh gelar sarjananya dari Universitas Cendrawasih pada tahun 1985. Tidak berhenti di situ, Yohana Yembise akhirnya meraih gelar 'Master' atau S2-nya di tahun 1994 dari Fakultas pendidikan, Simon Canada Fraser University, British Columbia. Hebatnya, perempuan kelahiran 1 Oktober 1958 itu menyandang gelar Doktor dari School of Language and Australia Media, University of Newcastle, New South Wales, pada tahun 2007. Namun, karir perempuan asli Manokwari itu sudah bermula jauh-jauh hari, tepatnya semenjak menjabat sebagai asisten dosen Bahasa dan Seni Universitas Cendrawasih mulai dari tahun 1983, atau sebelum ia lulus dari universitas tersebut. Yohana Yembise sendiri didapuk sebagai Profesor Doktor oleh Rektor Universitas Cendrawasih pada tahun 2012 setelah puluhan tahun mengabdi menjadi dosen tetap, tepatnya pada tahun 1987. Ternyata Yohana Yembise pernah mendapat pengakuan dunia internasional, dengan berhasil mendapat posisi Diplomat TEFL (Dip. TEFL) dari Regional English Language Centre (RELC), SEAMEO Singapura, tahun 1992. Setahun sebelumnya, Yohana Yembise juga dipercaya menjadi Kepala Laboratorium Bahasa Universitas Cenderawasih. Yohana pun sempat menjadi Wakil Ketua Papua Research Institute di Jayapura, Papua. Jabatan penting lain yang pernah dipegang oleh istri dari Leo Danomira ini adalah Ketua tim seleksi guru bahasa Inggris SMP, SMK, SMA di kabupaten Merauke untuk persiapan pengiriman guru bahasa Inggris ke Sunshine Coast University Australia. Ia pun sempat menjadi anggota Joint Selection Team (JST) Australian Development Scholarship beasiswa ADS/USAID di tahun 2011.