Paus Fransiskus dalam Masa Pemulihan setelah Operasi Usus Besar

By Nad

nusakini.com - Internasional - Paus Fransiskus telah selesai menjalani operasi untuk mengobati masalah usus besarnya di sebuah rumah sakit di Roma. Operasi ini dinyatakan berjalan dengan selamat dan 'sukses'.

Juru bicara Vatikan, Matteo Bruni menyampaikan Paus Fransiskus merespon dengan baik terhadap perawatan operasi yang dilakukan oleh dokter bedah umum.

Ini adalah kali pertama Paus Fransiskus dirawat di rumah sakit setelah penobatannya pada tahun 2013. Sebelumnya pada hari Minggu (4/7) ia bertemu dengan ribuan pengunjung di alun-alun St. Peter.

Dalam pernyataan sebelumnya, Vatikan mengatakan Paus Fransiskus dirawat di Rumah Sakit Universitas Gamelli untuk gejalan stenosis divertikular pada usus besar. Penyakit divertikular adalah kondisi dimana ada pembentukan kantong di dinding usus besar dan bisa mempersempit jalur usus besar.

Gejala yang ditunjukkan dari penyakit ini adalah kembung, sakit perut yang tidak hilang, dan perubahan kebiasaan buang air besar.

Vatikan tidak menjelaskan kapan Paus Fransiskus akan keluar dari rumah sakit.

Saat Minggu Berkah di alun-alun St. Peter, Paus mengumumkan ia akan berangkat ke Slowakia pada bulan September setelah merayakan Misa di Budapest, ibukota Hungaria.

Paus Fransiskus lahir pada tahun 1936 dan kehilangan separuh paru-patu kanannya saat berusia 21 tahun. Ia juga mengalami masalah linu pinggul, yaitu rasa sakit yang muncul di bagian bawah tubuh hingga kaki.

Pada tahun 2014, ia harus membatalkan beberapa pertemuan karena masalah penyakit perut.