IPB University dan Pemkot Bogor Perkuat Kolaborasi Lewat Pameran Inovasi Masyarakat
By Admin

Sekolah Vokasi IPB University
nusakini.com, Bogor — Sekolah Vokasi IPB University menggelar Program Pengabdian kepada Masyarakat melalui kegiatan Diseminasi dan Pameran Inovasi di Paseban Sri Baduga, Balai Kota Bogor, Rabu (20/5/2026). Kegiatan tersebut menjadi sarana penyebarluasan hasil inovasi dosen dan mahasiswa yang telah diterapkan di tengah masyarakat.
Dekan Sekolah Vokasi IPB University, Aceng Hidayat, mengatakan program pengabdian masyarakat telah berjalan sejak 2024 dengan konsep terpusat dan terpadu di wilayah Mulyaharja, Kecamatan Bogor Selatan.
Menurut Aceng, program tersebut melibatkan 17 program studi dengan pendekatan berbasis kebutuhan masyarakat. Sebelum pelaksanaan kegiatan, tim dosen terlebih dahulu melakukan survei dan lokakarya bersama warga untuk memetakan persoalan dan kebutuhan di lapangan.
“Program disusun berdasarkan hasil diskusi dengan masyarakat agar pelaksanaannya lebih tepat sasaran dan memberikan dampak nyata,” kata Aceng.
Ia menjelaskan, kegiatan yang dipamerkan merupakan hasil implementasi program pengabdian tahun 2025 dan direncanakan berlanjut pada 2026. Fokus program mencakup pengembangan teknologi terapan, pengolahan pangan, pemasaran produk, hingga pemberdayaan masyarakat.
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Bogor, Hanafi, yang hadir mewakili Wali Kota Bogor, menyampaikan apresiasi atas keterlibatan perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan daerah.
Menurut Hanafi, program tersebut dinilai membantu masyarakat, termasuk Kelompok Wanita Tani (KWT), dalam mengembangkan potensi wilayah berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi.
“Kehadiran perguruan tinggi sangat membantu pemerintah daerah karena pembangunan membutuhkan kolaborasi lintas sektor,” ujarnya.
Ketua Bidang Pengabdian kepada Masyarakat Sekolah Vokasi IPB University, Doni Sahat Tua Manalu, mengatakan kegiatan diseminasi bertujuan memastikan hasil penelitian dan inovasi tidak berhenti pada dokumen akademik, tetapi dapat diterapkan langsung di masyarakat.
Dalam kegiatan itu, berbagai karya dan inovasi dosen serta mahasiswa dipamerkan kepada publik sebagai bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi. (*)