Hasil Jajak Pendapat Sebut Warga Stres Kebijakan, Ini Tanggapan Gibran

By Admin


Gibran Rakabuming Raka | Dok. KPU

nusakini.com, Wakil Presiden Gibran Rakabuming menanggapi laporan lembaga riset CELIOS mengenai evaluasi dua tahun masa jabatan pemerintah. Laporan tersebut menyoroti pandangan publik yang diduga merasa tertekan oleh berbagai regulasi negara.

Tanggapan tersebut disampaikan sang Wapres melalui sebuah pernyataan tertulis resmi pada Selasa (13/10). Ia menegaskan bahwa pihak istana selalu terbuka terhadap segala bentuk masukan dari berbagai kalangan eksternal.

Menurutnya, penilaian lembaga independen merupakan elemen penyokong yang krusial dalam iklim demokrasi modern. "Bagi saya, semua itu adalah bagian dari demokrasi sekaligus bahan evaluasi bagi pemerintah untuk terus memperbaiki diri," ujar Gibran.

Laporan riset yang disusun oleh CELIOS dan Kabinet Bayangan ini tercatat melibatkan lebih dari seribu partisipan umum. Selain itu, jajak pendapat juga menjaring pandangan dari seratusan pakar melalui metode penarikan sampel berantai.

Salah satu poin utama dari riset tersebut mengungkapkan tingginya tingkat kecemasan warga yang diduga muncul akibat keputusan penguasa. Tercatat sekitar tujuh puluh lima persen responden mengaku mengalami stres akibat penerapan regulasi yang sedang berjalan.

Isu krusial lain yang turut disorot meliputi desakan penghentian program MBG yang disetujui oleh tujuh puluh enam persen responden. Mayoritas partisipan juga memandang lawatan presiden ke mancanegara belum memberikan dampak positif bagi rakyat kecil.

Masalah lingkungan hidup rupanya turut menjadi perhatian tajam dalam survei kinerja dua tahunan ini. Hampir seluruh pihak yang disurvei, yakni sebesar sembilan puluh enam persen, meragukan kemampuan negara dalam mengatasi bencana kebakaran hutan.

Menghadapi paparan data tersebut, Wapres berjanji akan meningkatkan kualitas pelayanan publik secara menyeluruh ke depannya. "Kritik yang disampaikan kepada pemerintah, termasuk kepada saya, harus dijawab dengan kerja yang lebih baik," jelasnya.

Gibran menambahkan bahwa evaluasi di tataran internal akan terus didorong demi memastikan program sejalan dengan kebutuhan rakyat. "Baik melalui evaluasi serta perbaikan kebijakan dan cara kerja untuk memastikan kehadiran pemerintah semakin dirasakan masyarakat dan menjawab permasalahan masyarakat di lapangan," tutup Gibran. (*)