Giorgio Chiellini: Lupakan Cristiano Ronaldo, Ini Juventus-nya Paulo Dybala!

By ommed


nusakini.com - Giorgio Chiellini meminta Juventus tak berkecil hati kendati menelan kekalahan 2-1 dari Napoli dalam laga pekan ketiga Serie A musim 2021/22 di Stadio Diego Armando Maradona, Sabtu (11/9) kemarin.

Bianconeri sempat unggul terlebih dahulu di awal babak pertama melalui gol Alvaro Morata yang memanfaatkan blunder Kostas Manolas, tapi mereka kolaps di paruh kedua dan Napoli sukses membalikkan keadaan lewat dua gol Matteo Politano dan Kalidou Koulibaly.

Hasil di kandang Napoli itu menorehkan catatan buruk bagi Juve, yang gagal meraih sekali pun kemenangan dalam tiga laga awal musim ini. Mereka mengulangi rekor musim 2015/16, sama-sama meraih poin sempurna dalam tiga laga pembuka.


"Tim kompak sepanjang pertandingan, jadi kami harusnya puas dan bangga dengan apa yang kami saksikan, dengan semua hal lain yang juga perlu dipertimbangkan," kata sang kapten tim kepada DAZN.

Juventus memang tampil pincang lawan Napoli, tanpa diperkuat sejumlah bintang asal Amerika Selatan yang terlambat pulang ke Italia selepas menjalani tugas internasional, belum lagi absennya Federico Chiesa karena cedera.

Namun banyak yang beranggapan bahwa buruknya performa Juve hingga gagal meraih satu pun kemenangan di awal musim ini adalah karena ditinggal Cristiano Ronaldo, yang terbukti langsung moncer dan mengemas dua gol dalam debut keduanya bagi Manchester United.


Chiellini memahami betul bahwa kehilangan pemain sekaliber Ronaldo memang menjadi kerugian besar bagi raksasa Serie A, tapi menegaskan bahwa tim harus menatap ke depan dan mulai kembali memaksimalkan Paulo Dybala sebagai poros serangan sama seperti era sebelum kedatangan CR7.

"Ketika Anda memiliki pemain kelas dunia seperti Cristiano, Anda mau tidak mau memaksimalkan tim agar cocok bermain untuknya. Kami harus berterima kasih kepada Cristiano atas semua yang telah dilakukannya selama bertahun-tahun di Juventus, tapi kami menatap ke depan," lanjut Chiello.

"Sekarang tim ini akan menjadi timnya Paulo Dybala. Selama beberapa tahun terakhir, ia menurunkan rata-rata golnya karena kehadiran Cristiano, tetapi ia sebenarnya adalah pemain kunci untuk tim ini dan itu diakui oleh semuanya." (gi/om)