Gara-gara Film, Istri Kritis usai Isap Racun Kobra dari Tangan Suami
By Admin

Ilustrasi
nusakini.com, Yunnan– Niat hati ingin jadi pahlawan penolong suami, seorang wanita di China justru harus ikut dilarikan ke ruang gawat darurat. Aksi nekat ini terjadi setelah sang istri mencoba menyedot racun ular kobra dari tangan suaminya menggunakan mulut, terpengaruh adegan heroik yang sering ia tonton di film dan drama televisi.
Bukannya berhasil menyelamatkan sang suami, aksi berbahaya ini justru membuat mereka berdua sama-sama bertaruh nyawa di rumah sakit akibat keracunan bisa ular.
Nelepon Drama TV saat Suami Terkulai Lemas
Peristiwa ini bermula ketika sang suami, seorang petani di Kabupaten Yuanyang, Provinsi Yunnan, China, sedang asyik mencabuti rumput di ladang miliknya. Tanpa disadari, tangannya dipatok oleh seekor ular kobra lokal.
Dalam hitungan menit, area gigitan langsung membengkak parah dan berwarna kehitaman. Sang suami pun mulai merasakan pusing hebat serta lemas luar biasa akibat efek racun neurotoksik kobra.
Melihat kondisi suaminya yang makin kritis, sang istri mendadak panik. Tanpa pikir panjang, ia teringat pada adegan-adegan romantis di film: menyelamatkan korban gigitan ular dengan cara menyedot racunnya pakai mulut. Sang istri pun langsung menempelkan bibirnya ke luka gigitan dan mengisap bisa ular tersebut berulang kali.
Mitos Bahaya: Mulut Mulai Mati Rasa
Alih-alih membaik, racun ular ternyata justru menyerang sang istri dengan sangat cepat. Beberapa jam setelah membawa suaminya ke Rumah Sakit Rakyat No. 3 Prefektur Honghe, sang istri mulai merasakan bibir, lidah, hingga anggota badannya mati rasa dan lemas hebat.
Tim medis yang memeriksa mengonfirmasi bahwa keduanya resmi mengalami keracunan racun kobra. Beruntung, berkat penanganan cepat dari tim dokter yang memberikan suntikan Serum Anti Bisa Ular (SABU) serta perawatan intensif, nyawa pasangan suami istri ini berhasil diselamatkan.
Kata Dokter: Jangan Pernah Disedot!
Pakar medis dan dokter spesialis menegaskan bahwa tindakan menyedot racun ular pakai mulut—seperti yang sering terlihat di film—adalah mitos yang sangat berbahaya.
Mulut manusia memiliki banyak pembuluh darah kapiler yang sangat halus. Jika ada luka kecil atau sariawan yang tidak disadari, racun ular akan sangat mudah terserap langsung ke dalam aliran darah orang yang menyedotnya. Selain itu, taring ular menyuntikkan racun cukup dalam ke jaringan otot, sehingga tidak akan bisa dikeluarkan hanya dengan isapan mulut.
Tips Pertolongan Pertama Gigitan Ular (Standar WHO):
1. Tetap Tenang & Jangan Banyak Bergerak (Imobilisasi): Gunakan kayu/bidai agar area yang tergigit tidak bergerak. Gerakan otot justru membuat racun menyebar lebih cepat.
2. Lepas Aksesori: Segera copot cincin, jam tangan, atau gelang di sekitar area gigitan sebelum membengkak.
3. Langsung ke Rumah Sakit: Jangan dibakar, diikat terlalu kencang, disayat, apalagi disedot. Segera bawa korban ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan Serum Anti Bisa Ular (SABU). (*)