Antisipasi Cuaca Ekstrem, Puluhan Ribu Pohon Rawan Tumbang di Jakarta Timur Dipangkas

By Admin


Dok Humas DKI
nusakini.com, Jakarta — Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Tamhut) Jakarta Timur menggencarkan perapian belasan ribu pohon yang dinilai membahayakan keselamatan warga selama periode Januari hingga Juli 2026. Langkah preventif ini diambil guna menekan risiko musibah pohon tumbang menjelang tingginya curah hujan dan angin kencang.

Kepala Suku Dinas Tamhut Jakarta Timur, Dwi Ponangsera, menyampaikan bahwa tindakan pemangkasan (toping) dan penebangan ini merupakan bentuk tindak lanjut cepat dari laporan masyarakat serta hasil penyisiran rutin yang dilakukan oleh personel Satgas Hijau di berbagai jalur protokol dan pemukiman warga.

"Penopingan ini untuk meminimalisir pohon tumbang dan sempal saat hujan serta angin kencang," kata Dwi saat memberikan keterangan pada Kamis (30/7/2026).

Berdasarkan data penanganan hingga akhir Juli ini, total terdapat 12.254 pohon yang telah mendapatkan penanganan teknis. Dari jumlah keseluruhan tersebut, perapian dikategorikan ke dalam beberapa tingkat penanganan:

    Pangkas Sedang: 9.371 pohon

    Pangkas Ringan: 676 pohon

    Pangkas Berat: 164 pohon

    Penebangan Total: 603 pohon (dilakukan pada kondisi pohon yang lapuk atau berisiko tinggi)

Selain fokus pada mitigasi bencana, Dwi menjelaskan bahwa penataan vegetasi perkotaan ini memiliki fungsi ganda. Dahan dan ranting yang terlalu lebat kerap menutupi sorot Lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) pada malam hari, sehingga berpotensi menimbulkan kerawanan lalu lintas maupun kejahatan. Melalui perapian ini, pencahayaan jalan dapat berfungsi optimal sekaligus menjaga estetika keasrian tata kota Jakarta Timur. (*)