15 Petani Muda Karawang Masuk Brigade Pangan Bentukan KAHMI dan Kementan

By Admin

Brigade Pangan Insan Cita Gapoktan

nusakini.com, Karawang — Majelis Nasional Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MN KAHMI) berkolaborasi dengan Kementerian Pertanian meresmikan Pembentukan dan Pemantapan Brigade Pangan Insan Cita Gapoktan di Laboratorium Mutu Beras dan Pascapanen Serealia, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Sabtu (1/8/2026). Langkah ini ditujukan untuk memacu percepatan mekanisasi dan regenerasi petani di kawasan sentra produksi padi.

Koordinator Bidang Agriculture MN KAHMI, Prof. Dr. Abdullah Puteh, menyatakan bahwa modernisasi sektor pertanian nasional tidak dapat dibebankan sepenuhnya kepada pemerintah. Menurutnya, partisipasi aktif generasi muda yang adaptif terhadap teknologi digital amat krusial untuk mempercepat transformasi agribisnis.

"Brigade Pangan yang dibentuk hari ini bukan sekadar organisasi baru, melainkan gerakan untuk menghadirkan generasi baru petani Indonesia. Kita ingin membangun pertanian yang modern, efisien, dan menjadi pilihan profesi yang membanggakan," ujar Puteh saat memberikan sambutan.

Unit Brigade Pangan di Kecamatan Jayakerta ini melibatkan 15 petani muda berusia di bawah 45 tahun dari tiga desa setempat. Kelompok ini diproyeksikan mengelola serta mengoperasikan alat dan mesin pertanian (alsintan) dari tahap prapanen hingga pascapanen secara profesional guna menekan biaya produksi dan meminimalkan angka kehilangan hasil panen.

Kepala Pusat Pelatihan Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementan, Dr. Tedy Dirhamsyah, menyampaikan bahwa inisiatif MN KAHMI menjadi model baru penguatan kelembagaan berbasis Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) yang sudah ada. Konsep ini melengkapi fokus Brigade Pangan bentukan pemerintah di area cetak sawah dan optimasi lahan.

"Jika gagasan ini berhasil, model ini dapat direplikasi di daerah-daerah sentra agribisnis lainnya di Indonesia," tutur Tedy.

Selain pengelolaan alsintan dan fasilitas pompanisasi, proyek kolaboratif ini mencakup pengembangan living laboratory bagi sivitas akademika Polbangtan Bogor serta penyediaan beasiswa manajerial dan digital dari Universitas Insan Cita Indonesia (UICI) bagi para anggota brigade. (*)