Profile

A. P. A Timo Pangerang

Tempat Lahir : Makasar

Tanggal Lahir : 04/02/1966


Description

Ir. Hj. A.P.A. Timo Pangerang lahir di Makassar tanggal 4 Februari 1966 dari keluarga Andi Pangerang yang merupakan seorang dokter. Timo Pangerang menghabiskan masa sekolahnya di Makassar, Sulawesi Selatan. Setamat SMA, Timo Pangerang pun masih memilih Makassar sebagai tempatnya menimba ilmu. Dia memilih meneruskan kuliah di Universitas Hasanuddin di Fakultas Pertanian dari pada di tempat lain. Di Fakultas Pertanian, Timo Pangerang sempat menjadi Asisten Dosen selama satu tahun, tetapi karena pada waktu itu dia ingin meluaskan pengalaman di Jakarta maka dia pun melamar dan diterima untuk menjadi staff Treasury selama 2 tahun di sebuah bank swasta ternama di Jakarta. Beberapa tahun kemudian, dia juga memilih berhenti bekerja dari bank tempat dia dulu bekerja dan mulai bekerja di sebuah perusahaan FMCG ternama di Jakarta sebagai asisten manager. Tidak berapa lama kemudian, Timo Pangerang memilih untuk kembali ke kampong halamannya, Makassar. Selama di Makassar, Timo Pangerang pun tetap bekerja di bidang keuangan. Pada tahun 2003, Timo Pangerang untuk pertama kalinya terjun ke dunia politik. Dia bersama Andi Alfian Mallarangeng membentuk Partai Persatuan Demokrasi Kebangsaan (PDK). Saat itu, dia ditunjuk untuk menjadi ketua DPP SulSel Partai tersebut. Bersama PDK, Timo Pangerang maju pada pemilihan umum. Dia kemudian mendapat kursi di DPRD Provinsi Sulawesi Selatan sebagai ketua fraksi PDK dan juga sebagai Pimpinan Komisi C DPRD Sulawesi Selatan. Dengan dukungan dari partai tersebut dia pun akhirnya mencalonkan diri sebagai Calon Wakil Walikota Palopo pada tahun 2008-2013. Di akhir tahun 2008, Timo Pangerang memutuskan untuk pindah karena merasa ada persamaan visi dan misi dengan partai tersebut. Didorong partai Demokrat pula, Timo Pangerang mengikuti pemilihan umum anggota legislative pada tahun 2009. Dia maju untuk daerah pilihan Sulawesi Selatan 3. Dalam pemilihan umum tersebut dia berhasil mendapatkan suara maksimal dan akhirnya dia diangkat menjadi wakil ketua Komisi XI dalam hal bidang Keuangan, Perencanaan Pembangunan Nasional, Perbankan, Lembaga Keuangan Bukan Bank.