Transjakarta Siapkan SOP Baru Atasi Fenomena Warga Tidur di Bus Koridor 8

By Admin


Dok. Ist

nusakini.com, Manajemen PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) merespons keluhan masyarakat terkait dugaan adanya kelompok warga yang menjadikan armada bus sebagai tempat tidur. Fasilitas transportasi publik di rute Lebak Bulus-Pasar Baru itu belakangan disorot luas usai polemiknya viral di media sosial.

Merespons situasi tersebut, pihak pengelola langsung menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan operasional malam hari yang dialami para pelanggan. Langkah penanganan komprehensif sedang disusun guna menjaga kualitas layanan Koridor 8 tetap optimal dan aman bagi semua pihak.

Kepala Departemen Humas dan CSR PT Transjakarta, Ayu Wardhani, memastikan jajarannya telah merancang Standar Operasional Prosedur (SOP) anyar. Kebijakan ini diharapkan mampu mencegah gangguan serupa sekaligus memitigasi kendala operasional pada masa mendatang.

"Hal ini menjadi fenomena baru yang langsung kami tanggapi secara serius," jelas Ayu di Jakarta pada Selasa (22/9/2026). Ia juga menegaskan, "Saat ini kami sedang menyiapkan SOP penanganan yang lebih adaptif, seraya menginstruksikan pengetatan pengawasan oleh petugas di lapangan."

Selain memperketat pengawasan, Transjakarta berencana meningkatkan frekuensi pembersihan di seluruh halte dan armada secara berkala. Upaya internal ini turut dibarengi dengan sinergi lintas instansi, khususnya melibatkan Dinas Sosial (Dinsos) DKI Jakarta.

Kolaborasi bersama Dinsos ditujukan agar penertiban warga berstatus Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) tetap mengedepankan asas kemanusiaan. Penumpang yang diduga memanfaatkan bus untuk sekadar beristirahat menikmati pendingin udara masuk dalam radar penanganan gabungan tersebut.

Masyarakat diimbau untuk terus memberikan masukan yang membangun kepada pihak pengelola transportasi massal ini. Laporan pelanggan dapat disampaikan secara langsung melalui berbagai kanal media sosial resmi maupun panggilan pusat layanan di nomor 1500 102.