SMK Letris Indonesia 2 Tangerang Selatan Gelar UKK Bisnis Digital: Uji Kemampuan AI, Analitik TikTok, dan Stand Up Selling

By Admin

SMK Letris Indonesia 2 Tangerang Selatan/ Dok. Ist
nusakini.com, - Tangerang Selatan, 14 Februari 2026. SMK Letris Indonesia 2 Tangerang Selatan sukses menyelenggarakan Uji Kompetensi Keahlian (UKK) bagi 38 siswa jurusan Pemasaran konsentrasi Bisnis Digital. Kegiatan ini bertujuan mengukur kesiapan siswa menghadapi industri pemasaran modern dengan menggunakan standar kompetensi yang disusun oleh Asosiasi Komunitas Profesi Sales Indonesia (KOMISI).

Dalam ujian ini, para siswa ditantang untuk menguasai tiga pilar utama pemasaran digital masa kini: pembuatan konten kreatif menggunakan Artificial Intelligence (AI), analisis data performa media sosial TikTok, serta teknik presentasi penjualan melalui metode Stand Up Selling.

Menyiapkan SDM Unggul di Era Transformasi Digital
Kepala SMK Letris Indonesia 2, Bapak Ahmad Maulana Alamsyah, M.KOM., MOS., menyatakan bahwa sekolah terus berinovasi untuk mencetak lulusan yang relevan dengan kebutuhan zaman.

"Penyelenggaraan UKK yang mengintegrasikan teknologi AI ini adalah langkah konkret kami dalam bertransformasi. Kami ingin memastikan siswa kami tidak hanya kompeten secara teori, tetapi juga fasih menggunakan alat-alat teknologi terbaru yang dibutuhkan dunia kerja saat ini," jelas beliau.

Dok.ist
Bapak Affan Setiadi, Kepala Jurusan Pemasaran SMK Letris, menambahkan bahwa kurikulum yang diterapkan telah disinkronkan dengan praktik industri digital terkini.

"Fokus kami adalah pada kemampuan praktis. Dengan menguji analisis data TikTok dan produksi konten berbasis AI, kami memberikan bekal yang sangat kuat bagi para siswa untuk langsung terjun ke industri sebagai tenaga pemasaran digital yang handal," ungkap Affan.

Penilaian Langsung dari Praktisi Industri
Sebagai mitra strategis, jajaran pimpinan KOMISI hadir langsung sebagai penguji eksternal. Indra Hadiwidjaja, Ketua Umum KOMISI, memberikan apresiasi pada aspek komunikasi para peserta.

"Melalui metode Stand Up Selling, siswa dilatih untuk memiliki kepercayaan diri dan struktur bicara yang kuat. Saya melihat potensi besar pada 38 peserta di SMK Letris Indonesia 2 ini. Mereka mampu menyampaikan pesan produk dengan sangat meyakinkan di depan publik," ujar Indra.

Sementara itu, Ahmad Madani, Sekjend KOMISI, menyoroti aspek teknis yang dikuasai siswa.

"Kemampuan siswa dalam memanfaatkan AI untuk membuat konten visual gambar dan video sangat impresif. Ditambah pemahaman mereka terhadap data analitik TikTok, ini merupakan paket lengkap bagi seorang marketer digital. Mereka telah memenuhi standar kompetensi yang dibutuhkan industri saat ini," tambah Madani.

Mengenai SMK Letris Indonesia 2 Tangerang Selatan

SMK Letris Indonesia 2 adalah lembaga pendidikan vokasi di Tangerang Selatan yang berfokus pada pengembangan talenta di bidang teknologi dan bisnis. Sekolah ini berkomitmen menciptakan lulusan yang adaptif, inovatif, dan siap kerja melalui pendekatan kurikulum berbasis industri.

Mengenai KOMISI
Asosiasi Komunitas Profesi Sales Indonesia (KOMISI) adalah organisasi profesi yang mewadahi para praktisi penjualan di seluruh Indonesia. KOMISI memiliki visi untuk menjadikan profesi sales sebagai sarana untuk meningkatkan taraf hidup, membangun kesejahteraan yang berkelanjutan, dan menumbuhkan kebanggaan dalam setiap langkah profesional. (*)