Sektor Industri Diminta Perbanyak Jumlah Peneliti Nasional

By Admin

Sektor Industri (Ilustrasi) 

nusakini.com - Pemerintah mendesak sektor industri untuk segera memperbanyak jumlah peneliti nasional, bagi kepentingan penelitian nasional sebagai upaya meningkatkan kualitas bangsa.

"Pemerintah mendesak dunia industri untuk segera menambah jumlah peneliti di Indonesia melalui berbagai kegiatan penelitian yang bermanfaat bagi kehidupan manusia," ujar Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristek Dikti) Muhammad Nasir dalam siaran pers, Kamis (22/9/2016). 

Ia mengatakan, dari 40.000 jumlah peneliti di Indonesia hanya sekitar 18% yang berada di lingkungan industri. Sebagian besar atau 60% peneliti ada di lingkungan perguruan tinggi, dan 22% berada di lembaga penelitian milik pemerintah. 

Ia menjelaskan, saat ini industri berperan menghasilkan barang dan jasa yang bernilai ekonomis sekaligus menjadi pelaku utama dalam kegiatan inovasi. Dengan begitu, industri diharapkan menambah jumlah peneliti serta mengalokasikan anggaran untuk kegiatan riset dan pengembangan. 

“Kami juga mendorong agar industri meningkatkan anggaran riset nasional menjadi 1% dari PDB , sebab tidak mungkin jika hanya mengandalkan anggaran pemerintah yang terbatas. Tetapi perlu anggaran litbang dari industri dan swasta,” katanya. 

Nasir menuturkan, anggaran riset Indonesia saat ini hanya 0,08% dari PDB, dan hanya 80% yang berasal dari anggaran pemerintah, serta 20% yang bersal dari industri dan swasta. 

"Berbeda dengan negara yang sudah maju, anggaran riset dari dunia industri mencapai 75%. Dan perguruan tinggi sudah selayaknya berubah paradigma dari konsep universitas pengajaran menjadi universitas riset," katanya.(p/mk)