Resmikan Bedah Rumah Pasca-Kebakaran Mampang, DKI Targetkan Renovasi 633 Unit Hunian pada 2026
By Admin

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung
nusakini.com, Jakarta — Pemerintah Provinsi DKI Jakarta meresmikan pemulihan kawasan permukiman terdampak bencana kebakaran di kawasan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, pada Selasa (21/7/2026). Langkah penataan kembali hunian warga ini menjadi bagian dari percepatan percepatan pemulihan sosial dan infrastruktur dasar di wilayah permukiman padat ibu kota.
Dalam peresmian tersebut, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan bahwa penanganan pascabencana di lokasi tersebut melibatkan kolaborasi lintas sektor. Skema gotong royong ini menggabungkan peran pemerintah daerah, lembaga amil zakat, serta kepedulian dunia usaha melalui program tanggung jawab sosial perusahaan.
"Program bedah rumah di kawasan Pela Mampang ini merupakan wujud nyata dari sebuah penyelesaian di lapangan masalah kebakaran, salah satu masalah kebakaran yang terjadi di Jakarta," ujar Pramono di lokasi acara, Selasa (21/7/2026).
Pramono menambahkan, model sinergi seperti ini dapat mempercepat pemulihan ekonomi dan kondisi fisik bangunan milik warga lokal yang terkena musibah, tanpa bergantung sepenuhnya pada APBD.
"Ini adalah bentuk penyelesaian yang di mana kemudian pemerintah hadir bersama dengan stakeholder yang ada di DKI Jakarta, dengan Baznas Bazis dan kemudian perusahaan yang bersedia untuk CSR-nya disalurkan dengan cara yang seperti ini," tuturnya.
Program perbaikan hunian di Jalan Bangka III ini mencakup perbaikan 16 unit rumah yang ditempati oleh 22 kepala keluarga atau setara 67 jiwa. Total alokasi anggaran yang dikucurkan untuk penataan kawasan ini mencapai Rp960,3 juta. Dari angka tersebut, PT Malahayati Nusantara Raya berkontribusi sebesar Rp600 juta melalui dana CSR, sementara sisa anggaran sebesar Rp360,3 juta ditopang oleh Baznas Bazis DKI Jakarta.
Pemerintah DKI memproyeksikan program perbaikan rumah tak layak huni dan terdampak bencana akan terus meluas. Pada tahun 2026, Pemprov DKI Jakarta bersama mitra terkait mematok target renovasi hingga 633 unit rumah di berbagai wilayah ibu kota dengan melibatkan BUMD, BUMN, dan swasta.
"Untuk cara penyelesaian ini prioritasnya di mana ya semuanya pasti prioritas, termasuk daerah-daerah yang memang segera bisa kita lakukan untuk bedah rumah dan kita bangun kembali," kata Pramono menutup keterangannya. (*)