Petugas Karhutla Bertahan di Lokasi Terpencil, 200 Hektare Lahan Terbakar di Rupat Utara
By Admin

Satgas Karhutla
nusakini.com, Bengkalis — Tim Satuan Tugas Kebakaran Hutan dan Lahan (Satgas Karhutla) masih berjibaku memadamkan api yang melanda Desa Titi Akar, Pulau Rupat Utara, Kabupaten Bengkalis, Riau. Hingga saat ini, berdasarkan data lapangan, sekitar 200 hektare lahan dilaporkan terdampak kebakaran.
Kepala Balai Pengendalian Kebakaran Hutan Wilayah Sumatera, Ferdian Krisnanto, menyampaikan bahwa akses menuju lokasi cukup sulit. Tim harus menempuh perjalanan laut selama beberapa jam, dilanjutkan dengan perahu kecil menyusuri sungai, serta perjalanan darat menggunakan sepeda motor.
“Petugas juga memanfaatkan pondok milik warga sebagai tempat istirahat sementara selama operasi berlangsung,” ujar Ferdian dalam keterangannya, Jumat (3/4/2026).
Menurutnya, personel Manggala Agni telah berada di lokasi selama beberapa hari untuk memastikan api tidak meluas ke permukiman warga. Upaya pemadaman dilakukan dengan kombinasi peralatan darat, termasuk pompa air dan tangki punggung, di tengah keterbatasan sumber air.
Kondisi cuaca dan angin yang berubah-ubah turut menjadi kendala dalam proses pemadaman. Api disebut masih berpotensi muncul kembali akibat karakteristik lahan gambut yang menyimpan bara di bawah permukaan.
Pemerintah Provinsi Riau juga telah mengajukan dukungan tambahan kepada pemerintah pusat, termasuk bantuan operasi udara berupa water bombing dan Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC).
Pelaksana Tugas Gubernur Riau, SF Hariyanto, menyatakan bahwa dukungan tersebut mulai dijalankan untuk mempercepat penanganan kebakaran di sejumlah wilayah. (*)