Penilaian Bogor Bersih, Kampung Hegarmanah Tunjukkan Kemandirian Kelola Limbah
By Admin

Dok. Ist
nusakini.com, Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, meninjau langsung inovasi pengelolaan lingkungan di Kelurahan Gunung Batu pada Senin (26/10/2026). Peninjauan tersebut dilakukan dalam kapasitasnya sebagai juri untuk ajang Bogor Bersih kategori Permukiman Swadaya.
Lokasi yang menjadi fokus penilaian kali ini mencakup Kampung Hegarmanah I dan Kampung Sindangrasa. Menurut pejabat daerah tersebut, program kompetisi ini diharapkan menjadi pemicu bagi warga untuk terus berinovasi.
"Event Bogor Bersih ini trigger, menjadi sebuah pemicu warga untuk menunjukkan kepada pemerintah dalam pengelolaan lingkungan masing-masing," ungkap Jenal Mutaqin. Ia juga menegaskan bahwa pengelolaan lingkungan berbasis masyarakat harus dijaga secara konsisten dan berkelanjutan.
Keberadaan Kelompok Wanita Tani dan Kelompok Tani Dewasa disebut memiliki peran penting dalam pemilahan sampah rumah tangga. Apalagi, menurutnya, pengelolaan yang baik mampu memitigasi potensi bencana di tengah ancaman cuaca ekstrem saat ini.
Ketua RW 08, Eko Romli, memaparkan bahwa wilayahnya kini memiliki puluhan nasabah bank sampah. Pembentukan sistem pengelolaan limbah secara mandiri ini tercatat baru berjalan sekitar tiga bulan terakhir.
Berdasarkan data uji coba di satu rukun tetangga, rata-rata volume buangan awal mencapai 165,3 kilogram setiap harinya. Namun, Eko menjelaskan bahwa per tanggal 20 Oktober lalu, persentase sampah yang dikirim ke TPAS Galuga tersisa hanya belasan persen.
"Ternyata yang kita buang ke Galuga saat ini hanya 17,24 persen," jelas Eko Romli kepada tim penilai. Sisa limbah lainnya terpantau sudah berhasil diolah warga menjadi pupuk kompos maupun kerajinan tangan bernilai ekonomis. (*)