Pemprov Sulsel Tegaskan Wacana Satgas Demonstrasi Masih Dikaji, Fokus pada Dialog Publik

By Admin


Muhammad Salim Basmin/ Dok. Pemprov Sulsel
nusakini.com, Makassar – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan memberikan penjelasan terkait wacana pembentukan Satuan Tugas Penanganan Demonstrasi yang sebelumnya disampaikan Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian Sulsel, Muhammad Salim Basmin, pada Jumat (13/2/2026), menyatakan bahwa gagasan tersebut tidak dimaksudkan untuk membatasi kebebasan berpendapat masyarakat.

Menurut Salim, pemerintah daerah justru ingin membangun sistem komunikasi yang lebih terstruktur antara penyelenggara pemerintahan dan peserta aksi.

“Tujuannya membuka ruang dialog agar aspirasi dapat diterima dan ditindaklanjuti dengan baik, sekaligus menjaga ketertiban umum serta kelancaran pelayanan publik,” ujarnya.

Ia menegaskan, hingga saat ini pembentukan satgas tersebut masih dalam tahap kajian konseptual. Belum ada keputusan teknis maupun pembentukan struktur organisasi terkait rencana tersebut.

Sebelumnya, Gubernur Andi Sudirman Sulaiman menyampaikan wacana pembentukan satgas usai rapat koordinasi bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan para kepala daerah se-Sulsel pada Senin (9/2/2026).

Berdasarkan data pemerintah provinsi, sepanjang 2025 di Kota Makassar tercatat 1.005 aksi demonstrasi. Jumlah tersebut meningkat dibandingkan 2024 yang mencapai 537 aksi.

Pemerintah daerah menilai peningkatan tersebut berdampak pada stabilitas wilayah, termasuk persepsi dunia usaha terhadap iklim investasi.

Pemprov Sulsel berharap masyarakat tetap dapat menyampaikan pendapat secara santun dan bertanggung jawab melalui berbagai kanal komunikasi yang tersedia. (*)