Panas Membara! Final Piala Afrika Ricuh, Gol Senegal Dianulir, Penalti Maroko Bikin Walk Out
By Admin

nusakini.com, Final Piala Afrika 2025 antara Senegal melawan Maroko berubah jadi laga panas penuh drama. Alih-alih menyajikan duel penentuan juara yang elegan, pertandingan justru diwarnai kontroversi wasit, keputusan VAR, hingga aksi walk out pemain Senegal.
Drama dimulai di menit 90+2. Senegal sempat berpesta setelah bola bersarang di gawang Maroko. Stadion bergemuruh, pemain larut dalam selebrasi. Namun kebahagiaan itu mendadak sirna setelah wasit menganulir gol tersebut karena dianggap ada pelanggaran dalam prosesnya. Keputusan ini langsung menyulut emosi kubu Senegal.
Ketegangan tak berhenti di situ. Pada menit 90+8, wasit kembali jadi pusat perhatian setelah menunjuk titik putih untuk Maroko usai meninjau VAR. Tayangan ulang memperlihatkan adanya kontak keras di kotak penalti yang dinilai layak diganjar hukuman penalti.
Keputusan tersebut membuat amarah pemain Senegal memuncak. Mereka merasa dirugikan dan menilai kepemimpinan wasit tidak adil. Puncaknya, pada menit 90+12, para pemain Senegal memilih meninggalkan lapangan sebagai bentuk protes keras.
Laga pun terhenti dalam suasana panas dan tegang. Ofisial pertandingan turun tangan menenangkan situasi sebelum akhirnya, setelah negosiasi panjang, pemain Senegal kembali ke lapangan pada menit 90+21.
Saat pertandingan dilanjutkan, tekanan luar biasa menyelimuti stadion. Maroko mendapat peluang emas lewat penalti penentuan di menit 90+24. Brahim Díaz maju sebagai algojo. Namun di bawah tekanan tinggi, eksekusi penalti bergaya Panenka justru gagal berbuah gol.
Rentetan insiden ini membuat final Piala Afrika Senegal vs Maroko dikenang sebagai salah satu laga paling ricuh dan kontroversial sepanjang sejarah turnamen. Keputusan wasit, peran VAR, hingga aksi walk out pemain menjadi sorotan tajam publik.
Kontroversi ini dipastikan bakal terus jadi perbincangan panas dan memaksa CAF melakukan evaluasi besar terkait kualitas wasit di laga-laga krusial. (*)