nusakini.com - Dalam kunjungan kerjanya ke Surakarta, Jawa Tengah, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Puan Maharani meninjau Rumah Sakit Pendidikan Universitas Sebelas Maret (RS UNS) Surakarta. Turut mendampingi pada peninjauan tersebut Menkes Nila Moelek, Menristek Dikti M.Nasir, Rektor UNS Ravik Karsidi, dan Deputi Menko PMK Bidang Koordinasi Pendidikan dan Agama Prof Agus Sartono. 

Kepada media, Menko PMK menerangkan bahwa RSP UNS merupakan pilot project Rumah Sakit Pendidikan yang menjadi program pemerintah. “Dari 17 RSP yang menjadi program pemerintah, 6 diantaranya sudah berdiri,” ujarnya. RSP sendiri menjadi begitu penting untuk meningkatkan kualitas SDM dalam bidang medis. 

Selain akan digunakan mahasiswa pendidikan dokter untuk praktik, RSP UNS nantinya akan digunakan sebagai tempat berobat masyarakat umum. Sebagai permulaan, akan dibuka 200 kamar. Kelak RSP UNS akan berkembang menjadi 400 kamar. Selama ini mahasiswa kedokteran UNS kerap melakukan praktik di rumah sakit jejaring seperti RS Dr Moewardi.

Walau begitu, dengan siapnya RSP UNS untuk dijadikan tempat praktik, hal tersebut tidak serta merta memutuskan kerja sama dengan rumah sakit jejaring tersebut. Untuk mahasiswa kedokteran spesialis akan tetap menggunakan rumah sakit jejaring. RSP UNS dibangun diatas tanah seluas 6 hektare dan memiliki 7 lantai serta menelan biaya sekitar Rp 600 miliar. (p/Ifm/mk)