Mengukir Sejarah, Raya Rafael siswa SMA Islam Athirah Bone menyusun KTI berbahasa Inggris

By Ahmad Rajendra


Nusakini.com--Bone--Raya Raffael Sumadi, siswa kelas XII IPA Al Wahid SMA Islam Athirah Bone patut berbangga hati. Pasalnya, siswa kelahiran Makassar 15 Februari 2005 ini menyusun Karya Tulis Ilmiah (KTI) dengan menggunakan bahasa Inggris berjudul the Eefects of Career Guidence in Determininf Students Major of SMA Islam Athirah Bone 9th Generation. KTI dengan menggunakan bahasa Inggris ini merupakan kali pertama disusun sejak SMA Islam Athirah Bone berdiri tahun 2011 lalu. 

Raya, sapaan akrabnya, memulai penyusunan KTI tersebut sejak bulan November 2022 hingga Januari 2023. Ia memutuskan menyusun KTI berbahasa Inggris tersebut karena menjawab tantangan sang pembimbing KTI. “Pada saat saya mengajukan judul KTI, pembimbing menantang saya untuk menuliskannya dalam bahasa Inggris. Waktu itu saya langsung iyakan, dan berupaya untuk menyelesaikannya. Saya banyak berkonsultasi dengan pembimbing, orangtua saya yang kebetulan seorang dosen, serta beberapa teman”

Kesulitan yang dihadapi pada saat penyusunan ini adalah pada saat pengisian angket, lantaran sampel penelitiannya adalah alumni SMA ISLAM Athirah Bone tahun 2022. “Tapi setelah menyelesaikan KTI ini, dan akhirnya bisa sidang, rasanya lega sekali. Big thanks to ma’am Eva, I couldn't do this without her help. It really means a lot.”, ungkapnya pada saat ditemui setelah sidang KTI.

Penyusunan KTI untuk kelas XII merupakan sebuah program yang dilaksanakan oleh SMA Islam Athirah Bone sebagai syarat kelulusan. Penyusunan KTI didampingi oleh pembimbing kemudian untuk menguji kelayakan KTI yang telah dibuat, maka diadakan sidang KTI dengan menghadirkan dua panelis yang menguji tiap siswa.

Pembimbing Raya, Eva Rukmana, S.Pd., Gr., mengaku bangga dengan capaian anak bimbingannya. “Anaknya persistence, tidak pernah bosan konsul meski hari libur. Dia juga tidak pernah menyerah dan mengeluh selama proses pembimbingan meski saya tahu, menyusun KTI berbahasa Inggris untuk anak seusianya bukan sesuatu yang mudah. Ini kerjaan anak S1”, kelakarnya.

Salah satu penguji KTI yang berkesempatan menguji KTI yang disusun Raya, Salma, S.Pd., menyatakan kekagumannya terhadap anak dari pasangan Ady Sumady dan Mery Hariratuljannah tersebut, “Saya pribadi merasa terhormat untuk dipercayakan sebagai penguji dari sidang KTI berbahasa Inggris ini. Seperti diketahui bahwa sidang KTI berbahasa Inggris ini adalah yang pertama kalinya dalam sejarah Athirah Bone. Sangat tersanjung untuk menjadi bagian dalam momen bersejarah ini. 

Selamat untuk Ananda Raya, ia sukses melewati rangkaian proses panjang ini dengan penuh percaya diri.”

Hal senada juga diungkapkan Syamsul Bahri, S.Pd.I., M.Pd., selaku Kepala SMA Islam Athirah Bone, “Sangat salut dengan ananda yang mampu menulis KTI dalam bahasa inggris. Sejarah baru dalam penulisan KTI di SMA Athirah Bone dan ini jadi challenge untuk angkatan berikutnya. Sukses untuk Raya yg sangat rajin konsul penulisan”.(rilis/rajendra)