Mengangkat Tema “Empowering Millenials Spirit and Role For Our Land”, Komunitas Send Kebaikan.id sukses melaksanakan MENTARI Vol.1

By Ahmad Rajendra


Nusakini.com--Malino--Komunitas Send Kebaikan telah sukses melaksanakan kegiatan MENTARI VOL.1 MENTARI (baca: Mengabdi Sejuta Arti) merupakan program yang dibuat oleh Send Kebaikan yang merupakan wadah pengembagan diri bagi pemuda-pemuda di seluruh Indonesia terutamanya Sulawesi Selatan.

Kegiatan yang berlangsung sejak hari jum’at (02/09) di Desa Lembanna, Malino itu berfokus pada tiga bidang yang menjadi faktor penentu kesejahteraan dalam pemberdayaan masyarakat, yaitu Pendidikan, Lingkungan dan Ekonomi Kreatif.  

Muh Nurtasriq Rusnawan selaku Ketua Panitia menuturkan bahwa tema yang diangkat merupakan suatu kampanye atau ajakan kepada kaum milenial agar aktif berkontribusi dalam menuntaskan permasalahan yang ada di Masyarakat.

“Jadi, tema dari kegiatan kali ini ialah Empowering Millennials Spirit and Role for Our Land, diusungnya tema ini bertujuan agar dapat mengajak kaum milenial untuk ikut memberikan kontribusinya secara nyata dalam memberikan ide kreatif dan solusi yang inovatif guna menuntaskan permasalahan yang ada di masyarakat.” Ungkap mahasiswa yang disapa Tasriq ini.

Adapun dalam Kegiatan MENTARI Vol.1 melibatkan Volunteer (re: Relawan) yang sebelumnya telah melalui proses seleksi oleh panitia dan pengurus Send Kebaikan,

“Jadi ada 35 Volunteer (re: Relawan) yang terlibat, sebelumnya mereka telah melalui proses perekrutan dari seleksi berkas, wawancara, meet-up project, hingga pengumuman akhir.” Tutur Tasriq.

Lebih lanjut Tasriq menuturkan bahwa tujuan dilaksanakannya kegiatan ini yakni untuk menarik minat masyarakat dan membantu menyelesaikan permasalahan yang terjadi, serta memperkenalkan Komunitas Send Kebaikan,

“Tujuan dari dilaksanakannya kegiatan MENTARI (Mengabdi Sejuta Arti), yaitu untuk menarik minat masyarakat umum sekaligus memperkenalkan apa dan bagaimana komunitas Send Kebaikan. Kemudian kegiatan ini hadir untuk membantu menyelesaikan permasalahan yang terjadi di kota/desa. Dan kagiatan ini juga sebagai wadah penjaringan regenerarisasi anggota dari komunitas Send Kebaikan” Jelasnya.

Senada dengan tujuan yang disampaikan Ketua Panitia, hal yang sama diungkapkan oleh Amira Nur Khalifah salah satu Volunteer yang mengikuti kegiatan MENTARI Vol.1. Menurutnya, bentuk kegiatan MENTARI yang menerapkan konsep kerelawanan membuat suasana fun serta mampu menciptakan momen yang memorable (re: Tidak terlupakan),

“Bentuk kegiatan mentari yang berupa kegiatan relawan, di mana di dalamnya terdapat banyak program kerja. Aktivitas seperti membuat social project, belajar bersama anak-anak di sekolah dan membuat kampanye lingkungan. suasana selama ikut mentari sangat fun, baik volunteer maupun fasilitatornya juga samasama bisa menciptakan momen di mana keduanya bisa merasa comfort meskipun baru kenal. Semuanya tersturktur, tidak terkesan monoton, makanannya enak, dan sangat memorable tentunya.” Tutur Mahasiswi yang kerap disapa Amira ini.

Amira berharap bahwa kegiatan MENTARI ini tidak hanya sampai di sini, tapi terdapat kegiatan yang berkelanjutan,

“yaaaa, semoga aja Mentari ga berhenti cuma sampai sini doang. Kegiatannya berkelanjutan dan akan tetap terus bersama, menjalin silaturrahim dan solidaritas sesama” Tutupnya.

Adapun Tasriq selaku ketua panitia berharap bahwa kegiatan MENTARI dapat membawa pengaruh positif kepada seluruh masyarakat.

”Semoga setelah dilaksanakannya kegiatan kali ini kita semua kita dapat mentransfer nilai-nilai positif kepada masyarakat umum sadar akan kebersihan lingkungan di sekitaran kita yang semakin hari semakin memperihatinkan” Tandasnya.(rilis)