Menag Minta Aktivis Rohis Serius Pelajari Agama

By Admin

nusakini.com--Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin meminta para aktivis Rohis untuk serius dalam mempelajari agama. Menag berpesan agar jangan pernah puas dengan ilmu yang diperoleh dan jangan mudah larut dengan pengajaran dan pandangan ajaran yang sempit, kaku dan mudah menghakimi orang lain yang berbeda pemahaman sebagai sesat atau kafir.

“Ingatlah, bahwa ilmu Allah SWT itu luas. Bahkan jika air laut dijadikan tinta untuk  menulisnya, maka air itu akan habis dan ilmu Allah masih dan tanpa batas,” terang Menag saat membuka resmi Perkemahan Rohis Siswa SAM/SMK Tingkat Nasional ke-2 Tahun 2016 di Bumi Perkemahan Cibubur Jakarta, Selasa (03/04/2016).

Menag dalam kesempatan tersebut mengajak aktivis Rohis untuk mengucapkan ikrar kebangsaan guna menyebarkan ajaran Islam yang damai, toleran dan cinta tanah air.

“Bersediakah anak-anakku para pengurus dan aktivis Rohis menjadikan Rohis sebagai wadah untuk menumbuhkembangkan Islam yang damai dan toleran?” Bersedia..!! jawab para Peserta Perkemahan penuh semangat.

“Bersediakah anak-anakku para pengurus Rohis menjadi pelopor Islam yang ramah, Islam yang Rahmatan lil alamin?” Bersedia…!! pekik peserta kembali.

“Bersediakah anak-anakku para Rohis menjadi pelopor bagi generasi muda untuk mencintai Negeri ini?” Bersedia…!!! teriak para aktivis Rohis seluruh Indonesia tersebut .

“Terima kasih,” ujar Menag bangga.

Menag sengaja bertanya kepada para aktivis Rohis tersebut untuk melihat sekaligus memastikan, bahwa para aktivis Rohis adalah pelajar yang cerdas, cinta damai, cinta tanah air dan pelopor Islam yang memberi rahmat pada semua.

Menag mengaku prihatin karena sering mendengar pandangan Rohis adalah tempat yang mudah disusupi gerakan Islam garis keras dan anti NKRI.

“Kecintaan aktivis Rohis terhadap agama, satu sisi, jiwa dan kepribadian yang masih labil, menjadi alasan bagi mereka mentarget para Rohis sebagai wadah gagasan-gagasan intoleran mereka,” tandas Menag

Perkemahan Rohis ke-2 ini Nasional dihadiri oleh 2.000 orang, baik peserta, pembina maupun pendamping. Perkemahan yang mengangkat Tema: Membangun Generasi Emas, Ramah dan Bermartabat tersebut, akan berlangsung dari tanggal 2 s.d. 6 Mei 2016.(p/ab)