LKS Digital Marketing DKI 2026 Uji Mental Siswa SMK di Dealer Otomotif
By Admin
Lomba Kompetensi Siswa (LKS) Bidang Digital Marketing tingkat Provinsi DKI Jakarta 2026
nusakini.com, Jakarta, 20 Mei 2026 — Lomba Kompetensi Siswa (LKS) Bidang Digital Marketing tingkat Provinsi DKI Jakarta 2026 resmi berakhir setelah berlangsung selama dua hari pada 19–20 Mei 2026. Kompetisi ini mempertemukan 10 peserta terbaik SMK dari berbagai wilayah kerja di DKI Jakarta dengan konsep simulasi industri ritel modern.
Pelaksanaan lomba dilakukan di dua lokasi berbeda. Hari pertama berlangsung di SMKN 8 Jakarta dengan fokus pengujian strategi pemasaran digital. Sementara pada hari kedua, peserta menjalani praktik langsung di Yamaha Flagship Cempaka Putih, Jakarta, untuk menghadapi simulasi layanan dan pemasaran di lingkungan bisnis riil.
Ketua Panitia LKS Provinsi DKI Jakarta, Darminto, M.Par, mengatakan model kompetisi tahun ini dirancang untuk mengukur kesiapan kerja siswa, bukan hanya kemampuan akademik.
“Kami tidak hanya mencari siapa yang pintar secara akademis, tetapi siapa yang siap kerja. Melalui LKS ini, kita mengukur pencapaian kompetensi siswa sekaligus menyaring satu perwakilan terbaik DKI Jakarta yang memiliki mentalitas tangguh untuk bertarung di Tingkat Nasional,” ujar Darminto.

Ketua Bidang Lomba Digital Marketing sekaligus Kepala SMKN 8 Jakarta, Siti Rustini, M.Pd, menyebut materi lomba disusun mengikuti kebutuhan industri ritel berbasis digital, khususnya sektor otomotif.
“Tahun ini kami sengaja merancang bidang lomba Pemasaran Digital agar merefleksikan kebutuhan industri ritel modern berbasis digital, khususnya sektor otomotif,” kata Siti Rustini.
Dalam kompetisi tersebut, peserta diuji melalui dua modul utama yang mengacu pada standar WorldSkills Occupational Standards (WSOS), yakni komunikasi bisnis dan pemasaran media sosial.
Juri nasional LKS Digital Marketing, Ahmad Madani, menilai kemampuan komunikasi dan ketahanan mental menjadi faktor penting di tengah perubahan industri digital yang cepat.
“Yang kami cari adalah peserta yang tidak hanya jago membuat konten, tetapi memiliki kemampuan komunikasi interpersonal yang persuasif dan ketahanan mental saat dihadapkan pada situasi nyata,” ujarnya.
Berdasarkan hasil penilaian dewan juri, SMKN 9 Jakarta keluar sebagai Juara 1 dan akan mewakili DKI Jakarta pada kompetisi tingkat nasional.

Kepala SMKN 9 Jakarta, Seno Hartono, M.Par, menyebut kemenangan tersebut menjadi bukti konsistensi sekolah dalam menyesuaikan pembelajaran dengan kebutuhan industri digital.
“Prestasi ini adalah pembuktian dari sebuah proses yang konsisten,” kata Seno.
Sementara itu, Ririn Agustin selaku peserta peraih juara pertama mengaku pengalaman praktik langsung di dealer otomotif memberinya gambaran nyata tentang dunia kerja.
“Pengalaman langsung melayani konsumen dan membuat strategi digital di Yamaha Flagship kemarin benar-benar membuka mata saya tentang dunia kerja asli,” ujar Ririn. (*)