Komentar Menteri Rini Usai Mengunjungi Destinasi Wisata Golaga Purbalingga

By Abdi Satria


nusakini.com-Purbalingga-Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini M Sumarno mengaku kagum dengan destinasi wisata Goa Lawa Purbalingga (Golaga). Menteri Rini menyebut, tampilan dalam Golaga sudah mirip di Guilin China. Menteri Rini bersama sejumlah Dirut BUMN mengunjungi Golaga, Sabtu (11/5).

Kedatangan Menteri Rini bersama jajaran direksi sejumlah BUMN ke Golaga memang diluar jadwal awal. Kegiatan utama menteri Rini untuk memberikan Corporate Social Responsibility (CSR) ke pondok pesantren dan meninjau pembangunan landasan pacu Bandara Jenderal Besar Soedirman (BJBS) di Desa Wirasaba, Kecamatan Bukateja, Purbalingga. 

“Saya baru pertama kali datang ke Golaga. Ternyata Walisongo juga pernah bersemedi ke Golaga. Saya ingin nanti datang lagi ke Golaga setelah puasa,” kata Rini. 

Rini menyebut, Golaga sudah mirip goa di Guilin China. Lampunya warna-warni. 

Ketika ditanya soal kemungkinan CSR BUMN untuk membantu pengembangan Golaga, Menteri Rini mengatakan akan membicarakan dengan jajaran Dirut BUMN. “Golaga saat ini tengah dikembangkan terus, kami mendukung pengembangan Golaga sebagai destinasi wisata di Jateng, bahkan nasional,” katanya. 

Saat menyusuri Golaga, Menteri Rini beberapa kali mengajak jajaran Dirut BUMN untuk berfoto bersama, karena latar belakang aneka warna warni lampu yang berbeda-beda. Rini juga terkagum saat melihat ruangan luas didalam Golaga, yang mampu menampung sekitar 200 orang. 

Saat melewati pancuran Slamet didalam goa, Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi mempersilahkan Menteri Rini untuk membasuh muka di pancuran itu. “Ibu Menteri biar selalu selamat dan sehat, bisa membasuh muka di pancuran Slamet,” kata Dyah Hayuning Pratiwi. 

Sejurus kemudian, Menteri Rini membasuh mukanya. Kemudian diikuti jajaran Dirut BUMN yang mengikuti. “Semoga diberikan kesehatan dan keselamatan,” kata Rini yang mengajak jajaran Dirut BUMN membasuh muka di pancuran Slamet. 

Sejumlah jajaran Dirut yang hadir antara lain Maryono (Dirut BTN), Achmad Baiquni (Dirut BNI), Kartika Wirjoatmodjo (Dirut Mandiri), Suprajarto (Dirut BRI), Nicke Widyawati (Dirut PERTAMINA), Faik Fahmi (Dirut AP 1), Muhammad Awaluddin (Dirut AP 2), Tumiyana (Dirut WIKA), dan Muhamad Ali (Dir PLN). (p/ab)