Komdigi Dorong Literasi Digital Lewat Bimtek Satgas Medsos Pemda
By Admin

Pekanbaru, - Dalam upaya meningkatkan kapasitas pengelolaan media sosial pemerintah agar lebih aman, efektif, dan berdampak luas bagi masyarakat, Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal Komunikasi Publik dan Media, bekerja sama dengan Meta Indonesia, menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Satuan Tugas Media Sosial Pemerintah Daerah bertajuk Literasi dan Sinergi Bersama Satgas Medsos Pemda (Lini Masa).
Kepala Kebijakan Publik Meta Indonesia, Berni Moestafa, menjelaskan bahwa pelatihan difokuskan pada optimalisasi berbagai tools dan fitur media sosial yang selama ini belum dimanfaatkan secara maksimal oleh pemerintah daerah.
“Materi yang disampaikan mencakup keamanan akun, best practice pengelolaan media sosial organisasi pemerintah, hingga pemanfaatan WhatsApp sebagai kanal komunikasi publik,” ujarnya.
Direktur Jenderal Komunikasi Publik dan Media Kemkomdigi Fifi Aleyda Yahya mengapresiasi kolaborasi ini serta mengajak seluruh peserta untuk terus meningkatkan kapasitas atau level up dalam pemanfaatan media sosial secara profesional dan strategis.
Ia mengatakan, dengan tingkat penetrasi internet di Indonesia yang telah melampaui 80 persen, media sosial kini menjadi kanal utama dalam komunikasi publik pemerintah. Namun demikian, tantangan berupa maraknya informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan dan bersifat manipulatif masih kerap ditemui. Oleh karena itu, pengelolaan akun media sosial organisasi pemerintah membutuhkan perhatian dan investasi yang serius.
"Komdigi menegaskan komitmennya untuk terus menciptakan ruang digital yang aman, sekaligus memperkuat komunikasi publik pemerintah dalam mendukung dan menyukseskan program-program Presiden Republik Indonesia,"terangnya.
Rangkaian kegiatan bimtek diisi dengan sejumlah sesi pemaparan yakni Immanuel Lamoa dan Esther Samboh yang membahas diantaranya Keamanan di Platform Meta, Strategi Konten Organik untuk Terhubung dengan Audiens, Pemanfaatan WhatsApp untuk Organisasi Pemerintahan, serta sesi tanya jawab bersama Tim Meta Indonesia.
"Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat terbangun ekosistem konten pemerintah yang kredibel, relevan, serta mampu menjangkau masyarakat secara lebih luas dan efektif."harapnya. (*)