Kerja Jujur, Profesional, Melayani, Inovatif Merupakan Bentuk Kesalehan Sosial

By Admin

nusakini.com--Aktifitas bernilai ibadah tidak terbatas hanya dilaksanakan di dalam tempat ibadah. Nilai ibadah dapat dilakukan dibanyak tempat termasuk di lingkungan pekerjaan. Menurut Menteri Energi Dan Sumber Daya Mineral, Sudirman Said mengerjakan pekerjaan dengan jujur, profesional dan bertanggung jawab merupakan wujud dari bentuk keshalehan sosial. 

“Kita mesti mensyukuri apa-apa yang telah kita capai bersama, dan tentu terus berharap dukungan dari semuanya untuk menjalani perjalanan perubahan di Kementerian ESDM ini. Dua puluh bulan ini memasuki tahun kedua saya kira kita semua merasakan, mengalami perubahan-perubahan besar maupun kecil secara gradual kita terus menata Kementerian,” ujar Sudirman Said mengawali sambutannya dalam acara Munggahan Keluarga Besar Sekretariat Jenderal Kementerian ESDM, Jumat (27/5). 

Ditegaskan Sudirman, Republik ini butuh banyak keberanian, banyak pelurusan dan menurut Sudirman, keluarga besar Kementerian ESDM ditantang untuk menunjukkan bahwa kita dapat bekerja dengan lurus, berani untuk mengatakan yang benar itu benar, yang salah kita katakan salah. 

Ramadhan tentu saja momen yang baik untuk refleksi hati, pikiran karena momentum untuk menempa diri dengan suasana yang berbeda yakni mengurangi asupan fisik digantikan dengan asupan batin. “Agama kita mengajarkan dua kesalehan, satu namanya kesalehan formal yakni, rukun Islam yang lima dijalankan dengan baik. Ibadah ritual sehari-hari yang rutin kita lakukan. Ada satu lagi yang namanya kesalehan sosial,” ujar Sudirman. 

Dijelaskan Sudirman, kesalehan sosial merupakan refleksi kesalehan formal yang diwujudkan dalam kehidupan kita sehari-hari. “Ada tata nilai yang terwujudkan, jujur, profesional, melayani, inovatif dan berarti. Lima ini kalau wujudkan dalam keseharian merupakan wujud bentuk dari kesalehan sosial kita. 

Sementara itu, Kepala Badan Pembinaan Rohani Islam (Babinrohis) Sekretariat Jenderal Kementerian ESDM, Hufron mengatakan, acara munggahan ini merupakan acara rutin tahunan yang secara periodik diselenggarakan setiap tahun dalam rangka menghadapi bulan suci Ramadhan, ujar Ketua Babinrohis, Hufron. 

“Menyambut datangnya Bulan suci Ramadhan, marilah kita mulai untuk membersihkan hati, meluruskan niat dalam rangka menyambut bulan Ramadhan yang penuh hikmah yang penuh rahmat, magfiroh dan penuh kebaikan didalamnya agar kita dapat memanfaatkan ibadah semaksimal mungkin di bulan Ramadhan mendatang”, tutup Hufron. (p/ab)