Jaga Kekebalan Tubuh, Ini Pola Makan Sehat Selama Puasa

By Admin

Foto/Ilustrasi  

nusakini.com - Pola makan dan juga pola tidur yang berubah selama bulan Ramadan bisa membuat imunitas tubuh turun. Agar tubuh tak gampang tertular penyakit, konsumsi makanan yang tepat.

Pada dasarnya tidak sulit untuk menjaga agar sistem kekebalan tubuh tetap optimal. Salah satunya adalah mengonsumsi pola makan bergizi seimbang meski kita sedang berpuasa.

Para ahli gizi sepakat bahwa selain mengandung cukup karbohidrat, protein, dan lemak sesuai kebutuhan tubuh, jangan lupakan sayur dan buah karena mengandung serat, vitamin, dan mineral.

Kandungan vitamin yang penting untuk daya tahan tubuh adalah vitamin C yang banyak ditemukan dalam buah-buahan. Menurut Dr.Fiastuti Witjaksono, Sp.GK (K), vitamin C efektif untuk mengurangi kelelahan, depresi, dan memperbaiki mood.

"Vitamin C juga penting untuk fungsi sistem tubuh, memperbaiki imunitas, dan meningkatkan pembentukan kolagen," kata dr.Fiastuti.

Ia mengingatkan bahwa vitamin C larut dalam air sehingga tidak bisa disimpan lama dalam tubuh. Kebutuhan vitamin C dalam sehari berkisar 50-70 miligram.

"Kalau kadarnya sudah cukup akan dibuang keluar tubuh, oleh karena itu konsumsi sumber vitamin C harus terus menerus," ujar dokter dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia ini.

Buah-buahan yang kaya vitamin C antara lain jeruk, kiwi, pepaya, nanas, jambu biji, dan masih banyak lagi. Buah-buahan ini bisa dikonsumsi saat sahur atau berbuka puasa.

Ketimbang suplemen, dr.Fiastuti lebih menyarankan konsumsi buah dan sayuran untuk mendapat vitamin C. "Dalam sebuah penelitian, diketahui kadar vitamin C dari buah kiwi bertahan lebih lama di dalam tubuh dibandingkan vitamin dari suplemen ekstrak kiwi," katanya.

Selain itu, bukan hanya mendapatkan vitamin, dengan mengonsumsi buah segar kita juga akan mendapatkan kandungan seratnya. Lusia Kus Anna. (b/mr)