Indonesia Punya Potensi Besar Jadi Penentu Harga Timah Dunia

By Admin


nusakini.com - Sebagai produsen timah ke-dua terbesar di dunia, Indonesia memiliki harus memiliki peran yang strategis untuk bisa berkontribusi dalam proses pembentukan harga timah dunia. Dengan demikian, industri timah Indonesia dapat lebih maju dan menjadi pemimpin di dunia.

Masalah ini akan dibahas dalam diskusi di ajang Indonesia Tin Conference & Exhibition (ITCE) yang dilakasanakan oleh Indonesian Commodity and Derivatives Exchange (ICDX) di Bali pada 18-20 Septermber 2016.

Acara akan dimoderatori oleh James Davies – seorang ahli yang sangat berpengalaman di bidang Long term Fin Tech and Derivative Markets Expert, yang juga merupakan Chief Operating Officer GMEX Group . Acara akan diikuti oleh TMT Metals, Viant Commodities, Toyota Tsusho, dan Refined Bangka Tin. Setiap pihak akan berusaha memberikan argumentasi terbaiknya, untuk menentukan harga timah terbaik bagi industri timah dunia.

Banyak sekali faktor yang mempengaruhi pembentukan harga timah dunia, seperti; produksi timah, permintaan produk timah hingga stabilitas perekonomian dunia. Berdasarkan data perdagangan timah di bursa sepanjang tahun 2016, sejak Januari hingga Agustus, harga timah menunjukan tren yang positif. Pada bulan Januari, rata-rata harga timah di ICDX berada pada Rp 14.024. Harga ini terus meningkat secara signifikan, hingga menyentuh harga rata-rata sebesar Rp 19.000 pada bulan Agustus 2016. Hal yang lebih penting, harga yang terbentuk di ICDX tidak memiliki perbedaan yang signifikan dengan harga yang terbentuk di London Metal Exchange (LME) dan Kuala Lumpur Tin Market (KLTM).(p/mk)