Dua Bulan Disandera di Somalia, Kru MT Honour Alami Krisis Pangan dan Gangguan Kesehatan
By Admin

Kapten MT Honour, Ashari Samadikun/ Tl
nusakini.com, Nasib kru kapal tanker MT Honour yang disandera kelompok perompak bersenjata di perairan Somalia semakin mengkhawatirkan. Setelah genap dua bulan berada dalam penyanderaan, para awak kapal dilaporkan mengalami kekurangan logistik, gangguan kesehatan, hingga tekanan psikologis akibat terisolasi dari dunia luar.
Kondisi darurat yang dialami para kru kapal tanker MT Honour terungkap melalui sebuah rekaman video yang beredar di publik. Dalam video tersebut, Kapten MT Honour, Ashari Samadikun, menyampaikan bahwa para awak kapal kini berada dalam situasi yang semakin sulit.
Menurut Ashari, sejumlah kru mengalami berbagai masalah kesehatan, mulai dari diabetes hingga infeksi yang membutuhkan penanganan medis. Keterbatasan makanan dan air bersih juga memperparah kondisi para sandera.
“Mohon bantuan, kondisi kami sangat kritis. Kru saya banyak mengalami diabetes, infeksi, dan banyak yang sudah tidak mampu bertahan. Kami makan dengan seadanya, minum air kotor, dan bertahan hanya dengan bekal nasi putih dan air putih,” ujar Ashari dalam rekaman tersebut.
Selain persoalan kesehatan fisik, para kru juga disebut menghadapi tekanan mental akibat tidak adanya kepastian mengenai proses pembebasan mereka. Selama masa penyanderaan, komunikasi dengan keluarga maupun pihak luar disebut sangat terbatas.
Krisis logistik yang berkepanjangan membuat kebutuhan dasar para awak kapal semakin sulit terpenuhi. Situasi ini memunculkan kekhawatiran bahwa kondisi para kru dapat terus memburuk apabila tidak segera mendapat bantuan.
Video tersebut sekaligus menjadi gambaran terbaru mengenai kondisi para sandera setelah dua bulan berada di bawah penguasaan kelompok perompak bersenjata di wilayah perairan Somalia.
Hingga kini, belum ada informasi resmi mengenai perkembangan proses pembebasan kru maupun langkah konkret yang akan ditempuh untuk memastikan keselamatan seluruh awak kapal. (*)