Di Balik Angka 98 Persen, Harapan Warga pada Program Rumah Rakyat
By Admin
Dok. Humas Kemen. PKP
nusakini.com, Di tengah pembahasan anggaran dan target pembangunan, angka 98,60 persen capaian fisik program Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) menjadi sorotan. Angka itu bukan sekadar statistik birokrasi, melainkan berkaitan langsung dengan akses masyarakat terhadap hunian.
Dalam rapat kerja bersama Komisi V DPR RI pekan ini, capaian tersebut disebut sebagai yang tertinggi di antara seluruh mitra kerja. Realisasi anggaran yang mendekati pagu efektif turut menjadi indikator pengelolaan program yang dinilai berjalan optimal.
Belakangan ini, program Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Subsidi melalui skema FLPP menjadi tumpuan banyak keluarga berpenghasilan rendah. Tercatat ratusan ribu unit rumah subsidi telah tersalurkan sepanjang tahun anggaran berjalan. Pemerintah juga menyebut pembiayaan rumah komersial terdorong melalui pelonggaran kebijakan perbankan.
Di sisi lain, pelaku usaha mikro dan kecil ikut tersentuh melalui program KUR Perumahan. Ribuan debitur UMKM memperoleh pembiayaan untuk mendukung sektor konstruksi dan perumahan rakyat.
Di tengah proses perencanaan tahun anggaran berikutnya, pemerintah menargetkan ratusan ribu unit rumah kembali dibangun melalui berbagai skema bantuan dan insentif. Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) bahkan direncanakan mulai berjalan lebih awal agar masyarakat dapat segera merasakan manfaatnya.
Bagi sebagian keluarga, keberlanjutan program perumahan bukan sekadar proyek pembangunan, melainkan pintu menuju kepastian tempat tinggal dan stabilitas kehidupan. (*)