Delapan Balita Palestina Kembali ke Gaza Setelah Dirawat di Luar Negeri
By Admin

Tangkapan Layar YT
nusakini.com, Delapan balita Palestina yang sebelumnya dievakuasi sebagai bayi prematur akhirnya kembali ke Jalur Gaza setelah menjalani perawatan medis di luar wilayah tersebut. Kepulangan mereka berlangsung pada Senin, 30 Maret 2026, di wilayah Rafah, Gaza selatan.
Berdasarkan keterangan Perhimpunan Bulan Sabit Merah Palestina, pemulangan dilakukan melalui misi kemanusiaan yang melibatkan tenaga medis dan anggota keluarga. Anak-anak tersebut sebelumnya merupakan bagian dari kelompok bayi prematur yang dipindahkan dari Rumah Sakit al-Shifa pada November 2023, saat fasilitas kesehatan itu terdampak operasi militer Israel di Kota Gaza.
Menurut otoritas kesehatan setempat, bayi-bayi tersebut sempat dirujuk ke Mesir untuk mendapatkan perawatan intensif karena kondisi medis yang kritis. Selama berada di Gaza, tenaga medis dilaporkan menghadapi keterbatasan obat-obatan dan perlengkapan medis akibat situasi konflik.
Sejumlah keluarga menyambut kepulangan anak-anak mereka dengan haru. Salah satu orang tua menyatakan bahwa momen tersebut menjadi titik penting setelah berbulan-bulan ketidakpastian mengenai kondisi anak mereka.
Kementerian Kesehatan Gaza menyebutkan bahwa konflik yang berlangsung sejak Oktober 2023 telah menyebabkan puluhan ribu korban jiwa, termasuk perempuan dan anak-anak.
Meski terdapat gencatan senjata sejak Oktober 2025, laporan otoritas kesehatan setempat menyebutkan bahwa insiden kekerasan masih terjadi di beberapa wilayah Gaza. (*)