Dari Pati ke Jakarta: Suara Warga yang Menginginkan Pemerintahan Bersih
By Admin
Ilustrasi Gedung KPK/ Ist
nusakini.com, Dua bus berangkat dari Kabupaten Pati membawa puluhan warga menuju Jakarta. Perjalanan panjang itu bukan sekadar aksi simbolik, melainkan bentuk kegelisahan yang telah lama mereka rasakan.
Di tengah proses hukum yang masih berjalan terhadap Bupati Pati nonaktif Sudewo, kelompok yang menamakan diri Aliansi Masyarakat Pati Bersatu memilih datang langsung ke Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Mereka menyebut kehadiran tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap upaya pemberantasan korupsi.
Koordinator aliansi, Muhammad Saiful Huda, mengatakan rombongan berjumlah sekitar 89 orang. Mereka ingin menyampaikan pesan bahwa masyarakat daerah juga mengikuti dan peduli terhadap proses hukum yang berlangsung.
Menurut Saiful, perkara yang menjerat kepala daerah itu menjadi pengingat bagi seluruh aparatur pemerintahan. Ia menyebut warga berharap peristiwa tersebut menjadi titik balik perbaikan tata kelola di tingkat kabupaten hingga desa.
Dalam pertemuan dengan perwakilan KPK, aliansi juga mendorong penguatan pendidikan antikorupsi berbasis pedesaan. Bagi mereka, pencegahan sama pentingnya dengan penindakan.
Perjalanan itu, bagi sebagian warga, menjadi simbol harapan: bahwa suara masyarakat dapat menjadi bagian dari penguatan integritas pemerintahan. (*)