Cetak Sejarah, Empat Pelajar Wakili Indonesia di Olimpiade Sains Nuklir Internasional 2026

By Admin


Faris Patria Chariansyah dan Hilmy Lazuardhy Nurramadhan
nusakini.com, Serpong – Untuk pertama kalinya, Indonesia memberangkatkan delegasi pelajar ke ajang International Nuclear Science Olympiad (INSO) 2026 yang diselenggarakan di Jeddah, Arab Saudi. Keberangkatan ini menjadi tonggak baru partisipasi pelajar tanah air dalam kompetisi sains spesifik di bidang nuklir pada tingkat global.

Kepala Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Insan Cendekia (IC) Serpong, Hilal Najmi, pada Rabu (5/8/2026), mengonfirmasi kepastian pengiriman delegasi tersebut. Ia menjelaskan bahwa dua anak didiknya, yakni Faris Patria Chariansyah dan Hilmy Lazuardhy Nurramadhan, berhasil menembus seleksi nasional dan tergabung dalam tim perwakilan Indonesia.

Menurut pemaparan Hilal pada hari Rabu tersebut, proses penjaringan delegasi tidaklah mudah. Pemilihan perwakilan INSO 2026 dilakukan langsung oleh Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) bekerja sama dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Para kandidat diseleksi secara ketat dari kumpulan pelajar yang sebelumnya telah menjuarai dan meraih medali pada ajang Olimpiade Sains Nasional (OSN), khususnya untuk bidang studi fisika dan kimia.

"Ini adalah keikutsertaan perdana Indonesia dalam kompetisi INSO," jelas Hilal.

Setelah dinyatakan lolos seleksi, para delegasi tidak langsung diberangkatkan. Mereka wajib mengikuti pemusatan latihan intensif guna mempersiapkan diri menghadapi kompetisi internasional tersebut. Pembinaan akademik ini difasilitasi oleh Poltek Nuklir BRIN dan dilaksanakan di Yogyakarta selama beberapa pekan.

Pihak sekolah, lanjut Hilal, berkomitmen penuh mengawal proses ini. Manajemen madrasah memastikan seluruh kebutuhan administratif siswa terpenuhi tanpa kendala. Selain itu, pendampingan moril terus diberikan agar kondisi psikologis siswa tetap prima selama menjalani karantina pelatihan hingga hari keberangkatan nanti.

Secara keseluruhan, tim nasional Indonesia untuk INSO 2026 berkekuatan empat orang pelajar. Selain Faris dan Hilmy dari MAN IC Serpong, dua posisi lainnya diisi oleh Gusti Komang Abhika serta Aloysius Gonzaga Duta Setiawan, yang keduanya merupakan siswa dari SMA Kesatuan Bangsa. Keempat pelajar ini kini memikul harapan nasional untuk menorehkan prestasi perdana di kompetisi sains nuklir dunia tersebut. (*)