BIOTROP dan Pemkot Bogor Soroti Ancaman Deforestasi Asia di IPB ICC
By Admin

Dok. Pemkot Bogor
nusakini.com, Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, resmi membuka gelaran The 5th International Conference on Tropical Biology di IPB International Convention Center pada Senin (5/10/2026). Acara yang digagas oleh SEAMEO BIOTROP ini mempertemukan berbagai ahli untuk membahas kelestarian lingkungan hidup global.
Dalam forum tersebut, pemerintah daerah menegaskan komitmennya untuk menjadikan wilayahnya sebagai pusat sains yang berkelanjutan. "Perubahan iklim, hilangnya biodiversitas, pertumbuhan populasi, degradasi lahan, dan tekanan terhadap sumber daya alam tidak mengenal batas administratif," ungkap Dedie.
Ia menekankan pentingnya sinergi antara pengetahuan ilmiah, kebijakan publik, dan peran serta warga sekitar. "Kami juga menyadari bahwa masyarakat lokal merupakan mitra yang sangat penting," tambahnya.
Di sisi lain, kawasan Asia tercatat memiliki sekitar dua puluh persen keanekaragaman hayati dunia meskipun hanya mencakup sepertiga luas bumi. Direktur SEAMEO BIOTROP, Edi Santosa, menyatakan bahwa kawasan ini menghadapi tekanan besar dari laju ekspansi pembangunan.
Krisis iklim dan alih fungsi lahan menjadi ancaman nyata yang harus segera ditangani secara terukur oleh semua pihak. "Tantangan ini membutuhkan ilmu pengetahuan, pendidikan, inovasi, intervensi kebijakan, dan tentu saja kolaborasi regional yang kuat," ujar Edi.
Melalui konferensi internasional ini, para pemangku kepentingan berharap dapat menemukan solusi atas darurat ekologi di masa depan. Kolaborasi erat lintas sektor diyakini mampu menjaga kelestarian sumber daya hayati bagi generasi penerus di kawasan Asia. (*)