Akhir Februari Hingga Maret, Panen Bawang Merah di Bima Seluas 500 Ha

By Admin




JAKARTA - Panen raya bawang merah di Kabupaten Bima, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), akan dilakukan pada Agustus dan September. Hal tersebut disampaikan Direktur Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian (Kemtan), Spudnik Sujono, saat melakukan kunjungan kerja dalam rangka pengamanan pasokan bawang merah nasional di Kabupaten Bima, Provinsi Nusa Tenggara Barat, Jumat (26/2/2016).

 

"Untuk akhir Februari hingga pertengahan Maret, bawang merah dipanen di lahan seluas 500 hektare," tuturnya. .

Data yang ada menunjukkan, potensi bawang merah di Bima tersebar di lahan seluas 9.000 hektare. Lahan tersebut berada di sejumlah kecamatan yang mulai menanam bawang merah sejak Februari hingga April. Khusus di Kecamatan Soromandi, bawang merah bisa ditanam sepanjang tahun. 

Saat ini, harga bawang merah super di tingkat petani mencapai Rp 13.000 per kilogram, sedangkan untuk jenis bawang jumbo Rp 14.000 per kilogram.  Petani di Bima menanam bawang varietas Philips dan Brebes. Petani membeli benih dengan harga Rp 20.000 sampai Rp 21.000.

"Bawang merah dari Bima didistribusikan ke Banjarmasin dan Jayapura. Sedangkan untuk wilayah Jawa, pedagang yang datang membeli langsung di Bima," pungkasnya. *