7 dari 13 Korban Tewas dalam Kebakaran Apartemen di Philadelphia adalah Anak-Anak

By Nad

nusakini.com - Internasional - Sedikitnya 13 orang tewas dan beberapa lainnya terluka setelah kebakaran terjadi di sebuah gedung apartemen di kota Philadelphia, AS.

Sedikitnya tujuh anak termasuk di antara yang tewas, kata seorang pejabat dari Departemen Pemadam Kebakaran Philadelphia kepada wartawan.

Kebakaran dimulai sekitar pukul 06:00 waktu setempat di blok perumahan umum di utara kota.

Wakil Komisaris Kebakaran Craig Murphy mengatakan kepada wartawan bahwa peristiwa tersebut adalah salah satu kebakaran terburuk yang pernah dia lihat.

“Kami berencana untuk memastikan bahwa hilangnya nyawa yang luar biasa ini tidak terjadi dengan sia-sia,” katanya, Rabu (5/1).

Dia menambahkan, delapan warga lainnya berhasil melarikan diri dari gedung tersebut.

Diyakini ada 26 orang di blok tiga lantai pada saat kebakaran.

Bangunan ini dimiliki oleh Otoritas Perumahan Philadelphia yang didanai pemerintah, dan secara hukum telah dibagi menjadi dua apartemen sejak tahun 1950-an.

Para pejabat mengatakan bahwa pada inspeksi terakhir gedung pada tahun 2020, ada empat detektor asap yang berfungsi, tetapi tidak ada yang menyala saat kebakaran terjadi.

Murphy mengatakan kepada wartawan bahwa sementara pihak berwenang saat ini tidak menganggap penyebab kebakaran itu mencurigakan, masih akan ada penyelidikan menyeluruh karena hilangnya nyawa.

Berbicara selama konferensi pers, Walikota kota Jim Kenney mengatakan: "Ini tanpa diragukan lagi adalah salah satu hari paling tragis dalam sejarah kota kami, kehilangan begitu banyak orang dengan cara yang tragis."

"Kehilangan begitu banyak anak sangat menghancurkan," tambahnya.