nusakini.com - Makassar - Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan mengaktifkan kembali cold storage (Gudang beku) dan pabrik es yang telah mangkrak kurang lebih 20 tahun lamanya, langkah ini diambil agar dapat difungsikan oleh pelaku usaha perikanan sekaligus melayani dan menyerap produksi nelayan dan pembudidaya

“Pengaktifan kembali cold storage yang terbengkalai ini guna melayani kebutuhan nelayan dan menyerap produksi perikanan nelayan Sul-Sel” kata Ir. H. Hari Rustam, T. MM Sekretaris Dinas Kelautan dan Perikanan Sulawesi Selatan yang di daulaut sebagai Ketua Dewan Pengarah Gerakan Melayani Nelayan (Gamelan) Selasa, 17/05/202

Ir. H. Hari Rustam Sekretaris DKP menjelaskan, pengaktifan kembali Gudang beku yang telah mangkrak 20 tahun ini melalui gerakan melayani nelayan sebagai gerakan kolaborasi bersama Pemerintah, PT. Lontara Jaya Sakti bersama kelompok Pemuda Relawan AAS yang tergabung dalam Koperasi Citra Laut Sulawesi "empat Cold storage sudah siap digunakan dari Cold storage yang tersebar di 20 kabupaten kota” tutur Ketua Dewan Pengarah GAMELAN Ir. H. Hari Rustam 

Cold storage yang sudah dihidupkan kembali berkat kolaborasi Gamelan yakni,, Bonto bahari Bulukumba, Sinjai, Barru dan Cold Storage Beba di Takalar, tutur Sekdis Ir. H. Hari Rustam

“Kolaborasi menghidupkan Gudang beku dan pabrik es yang mangkrak ini karena lokasinya berada di pusat-pusat produksi sehingga ketika stok ikan melimpah dapat diserap dan menjadi cadangan ketika musim paceklik” sambungnya. 

"Jadi cold storage ini berkapasitas 20 ton sampai 40 ton dikelola oleh mitra-mitra dan melibatkan UMKM yang akan menyerap dan melayani nelayan hingga proses pengolahan sehingga diharapkan tidak ada hasil tangkapan dan budidaya yang terbuang” jelas Ir. H, Hari rustam

“Dengan aktifnya kembali gudang beku dan pabrik es tersebut akan mensuplai bahan baku bagi UMKM dan membuka lapangan kerja bagi masyarakat sekitar dengan kata lain sebagai mitra untuk mendukung kegiatan pengolahan ikan, tambahnya

Sementara, Citra Wahyuni Hasanuddin Dirut PT Lontara Jaya Sakti memaparkan kepercayaan pemerintah provinsi menghidupkan kembali cold storage yang sudah mangfkrak selama 20 tahun merupakan dukungan atas program gubernur sul-sel guna percepatan kesejahteraan nelayan, 

“Kami merasa syukur dan terpanggil untuk berperan memajukan dan menguatkan kesejahteraan nelayan melalui gerakan melayani Nelayan (Gamelan), salah satunya menghidupkan kembali cold storage yang mangkrak”, ungkap Citra Wahyuni

Citra menyebut Gerakan melayani nelayani terinspirasi dari program Andi Amran Sulaiman yang dikenal dengan program serap gabah petani, “melalui Gamelan ini kami mendorong kalangan muda berperan dalam integratad cold storage yang didukung oleh infrastuktur lengkap” kata Citra Wahyuni

Menurutnya, melalui gerakan Gamelan akan mendorong pembangunan ekonomi sekaligus dorongan bagi sektor perikanan Sulawesi selatan bisa melayani dan memenuhi permintaan negara tujuan ekspor 

“Harapan kami gerakan melayani nelayan akan segera dinikmati nelayan Sul-Sel, maka dari itu kami mengundang Gubernur Sulawesi Selatan untuk meresmikan sekaligus launching Bulog Ikan yang rencananya digelar pekan depan di Beba kabupaten Takalar", pungkasnya. (*)