Profile

Hadiatmoko

Tempat Lahir : Solo, Jawa Tengah, Indonesia

Tanggal Lahir : 12/10/1955


Description

Irjen Pol Drs. Hadiatmoko, SH adalah salah satu penegak hukum yang bekerja sebagai seorang polisi. Dia dilahirkan pada tanggal 12 Oktober 1955. Hadiatmoko lahir di Solo, Jawa Tengah, Indonesia. Sebagai penegak hukum, dia diangkat dan memiliki jabatan sebagai Kepala Kepolisian Daerah Jawa Timur sejak tanggal 8 Juli 2011. Dia menggantikan Kepala Kepolisian Daerah Jawa Timur sebelumnya yang bernama Irjen Pol Untung Suharsono Radjab. Irjen Pol Drs. Hadiatmoko, SH merupakan alumnus Akpol pada tahun 1978. Sebelum menjabat sebagai Kepala Kepolisian Daerah Jawa Timur, dia diangkat menjadi pimpinan / Kepala Kepolisian Daerah Bali dengan masa jabatan 24 Agustus 2010 hingga 6 Juli 2011. Dia sempat dimutasi dari jabatannya yang semula sebagai Staf ahli Kapolri menjadi Kapolda Bali. Dia menggantikan Kepala Kepolisian Daerah Bali sebelumnya yang bernama Irjen Pol Sutisna. Setelah masa jabatannya berakhir, dia digantikan oleh Irjen Pol Totoy Herawan Hendra. Selain itu, dia pernah menjabat sebagai Direktur Tindak Pidana Tertentu (Dirtipiter) Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri. Dengan tindak tuturnya yang agamis dan religius, tugas-tugas ketika menjabat sebagai Wakabareskrim juga pernah ia laksanakan. Pada saat dia menjabat sebagai Wakabareskrim Mabes Polri, dia pernah dituduh bahwa dirinya telah menyuruh Williardi agar mengaku sebagai pelaku dalam kasus pembunuhan Nasruddin, seorang Direktur PT Putra Rajawali Banjaran. Namun Mabes Polri mengungkapkan bahwa Hadiatmoko telah melakukan klarifikasi dan dia terbukti tidak mempunyai keterlibatan dalam kasus pembunuhan Nasruddin tersebut. Pada tanggal 2 Februari 2012, Hadiatmoko melantik Kapolrestabes Surabaya Baru (sertijab Pejabat POLRI 2012). Jabatan sebagai Kapolrestabes Surabaya Baru diamanahkan kepada Kombes Pol Tri Maryanto yang sebelumnya menjabat Dir Pam Obvit Polda Jatim. Maryanto menggantikan pejabat lama yang bernama Kombes Pol Coki Manurung yang pernah mengenyam dan menempuh pendidikan di Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas).