Ujian Pertama Sukses! Racikan Baru Aji Santoso Bawa PSPS Tekuk Persekat
By Admin

nusakini.com, Pekanbaru - PSPS Pekanbaru, menunjukkan performa terbaiknya setelah berhasil mengalahkan tim tamu Persekat Tegal dengan skor 2-0, dalam laga lanjutan Liga 2 Pegadaian, Jumat (16/1). Diperkuat dengan sejumlah pemain asing baru dan pemain lokal, mereka menunjukkan kepercayaan pelatih dengan memberikan tiga poin bagi Askar Bertuah.
Tiga poin dari Persekat Tegal yang berada di papan bawah klasemen Liga 2 ini menjadi ujian pertama bagi Aji Santoso, dengan pemain-pemain hasil pilihannya. Aji Santoso harus kembali membuktikan hasil racikannya ini kembali bisa menunjukkan performa terbaiknya pada laga menghadapi tim papan atas Adhyaksa.
Dua gol PSPS Pekanbaru, diciptakan oleh Asir Azis pada menit ke 7, dan gol kedua disumbangkan oleh striker anyar PSPS Antonio Augusto, pada menit ke 89. Tambahan tiga poin atas tim papan bawah Persekat Tegal ini tidak membuat posisi PSPS bergerak, Askar Bertuah tetap bertengger di posisi 8 klasemen sementara pada putaran kedua Liga 2 Pegadaian, dengan nilai 20, sedangkan Persekat Tegal berada di posisi 9.
Pelatih PSPS Pekanbaru, Aji Santoso, bersukur dengan hasil maksimal yang diraih. Target 3 poin ini menjadi modal bagi PSPS Pekanbaru untuk bangkit, dengan perubahan hampir 50 persen pemain setelah dibukanya transfer pemain pada akhir putaran kedua ini.
“Kami bersukur pertandingan yang berat dan penuh tekanan mental, kami mendapatkan poin tiga. Karena mereka banyak pemain baru asing pertama main disini, jadi perlu adaptasi dan Alhamdulilah mereka bermain cukup bagus, meskipun perlu ditingkatkan lagi. Karena ini main pertama home pertama dengan permainan cukup berat,” ujar Aji Santoso usai pertandingan.
Aji Santoso mengakui bahwa penampilan pemain asing yang baru serta pemain lokal yang baru, belum 100 persen menunjukkan performanya. Ini dikarenakan pemain asing yang baru bergabung dan perlu adaptasi dengan pemain lainnya. Namun para pemain baru ini telah menampilkan permainan terbaik, wali pauh belum 100 persen.
“Ini pemain baru saya, saya sudah tau kualitasnya seperti apa, mulai starting lineup hanya satu pemain asing Douglas kondisinya masih capek saya tidak berani memaksa, francis belum main. Ringgo wajar karena masih butuh adaptasi tetapi dengan penampilan itu sudah bagus, pegang bola bagus, umpannya ada beberapa kali salah itu masih bisa di toleransi. Melihat kualitasnya masih bisa dikembangkan,” jelas Aji Santoso.
Sementara itu pelatih Persekat Tegal, Putu Gede, mengakui adanya perubahan cukup signifikan dari skuat PSPS. Tidak disiplinnya pemain Persekat membuat timnya gagal membawa pulang poin dari kandang PSPS. Ia menilai permainan PSPS tidak begitu berbahaya, bahkan timnya mempunyai peluang untuk bisa menyamakan kedudukan, namun gagal dimanfaatkan dengan baik oleh pemainnya.
“Jalannya pertandingan dan sudah diprediksi sebelumnya, dan kami juga mengantisipasi menit akir babak pertama dan babak kedua. Dalam situasi pertandingan pemain tidak disiplin, tapi saya apresiasi buat pemain. Ada momen bisa menyamakan kedudukan, satu pinalti gagal dan mengenai tiang,” kata Putu Gede.
“Serangan PSPS tidak ada yang berbahaya, dua momen itu yang menghasilkan gol, dan kami mesti belajar dari pertandingan ini. Secara keseluruhan perubahan dari PSPS sangat signifikan bagus, jadi berbeda ketika pertemuan awal, sekrang kelihatan ciri khas coach Aji,” tambahnya. (*)