Suporter Spurs dan Liverpool Protes Jatah Tiket Final Liga Champions

By Abdi Satria


nusakini.com-Madrid-Beda dengan final Liga Europa, partai puncak Liga Champions antara Tottenham Hotspur versus Liverpool di Wanda Metropolitano, 1 Juni 2019, dipastikan bakal penuh dengan penonton. Buktinya, tiket sudah ludes terjual. 

Jatah tiket yang dijual Spurs, dipastikan ludes terjual. Lewat situs resminya, manajemen Spurs meminta maaf kepada suporter yang tak kebagian jatah. 

Pun dengan Liverpool. Antusiasme suporter Liverpool untuk menonton pertandingan final, juga sama besarnya. 

Fenomena ini sayangnya tak diimbangi dengan proporsi tiket yang adil. UEFA sebelumnya hanya menyediakan 33.286 tiket untuk kedua tim. 

Artinya, Spurs dan Liverpool cuma kebagian 16.643 lembar tiket. Jumlah ini tentunya tak sesuai, mengingat tiket yang disediakan mencapai 68 ribu. Terlebih, UEFA sebelumnya menjanjikan akan memberikan 17 ribu tiket untuk suporter kedua tim yang berasal dari Inggris. 


Sisa tiket yang ada, ternyata diberikan untuk berbagai kalangan. 4.000 tiket dilepas untuk fans dari belahan dunia lain. Sedangkan, lebih dari 30 ribu tiket dialokasikan untuk elemen seperti LOC, UEFA, federasi di Eropa, sponsor, broadcaster, dan rekan korporat.

BBC melansir, fakta ini membuat geram barisan pendukung dari kedua tim. Beberapa pendukung garis keras dari berbagai kelompok suporter, protes. 

Mereka menuntut sponsor macam Nissan, Pepsi, PlayStation, Mastercard, Heineken, dan lainnya, memberikan jatah tiketnya. Namun, tuntutan itu sulit terealisasi. 

"Mempertimbangkan terlalu dekatnya pelaksanaan final, kami dan partner promosi, menutup segala penawaran tentang tiket yang sudah dialokasikan," begitu pernyataan resmi Mastercard. 

Hal senada juga diungkapkan sponsor-sponsor lain. Mereka tak sanggup memberikan promosi kepada suporter demi tiket Liga Champions. (v/ab)