Siswi MAN 2 Makassar Tembus Curtin University Australia, Perkuat Daya Saing Global Madrasah
By Admin

Siswa MAN 2 Makassar
nusakini.com, Makassar — Prestasi membanggakan datang dari MAN 2 Kota Makassar. Salah satu siswinya, Thalita Risya Ramadhani, berhasil memperoleh letter of acceptance (LoA) dari Curtin University, Australia, setelah melewati serangkaian seleksi akademik internasional yang ketat.
Keberhasilan tersebut menjadi sorotan tersendiri di tengah capaian MAN 2 Makassar yang tahun ini meloloskan total 312 siswa ke berbagai perguruan tinggi negeri dan luar negeri.
Thalita harus menjalani sejumlah tahapan seleksi, mulai dari uji kemampuan bahasa Inggris, penulisan esai akademik, hingga wawancara mengenai rencana studi dan visi pendidikannya di Australia.
Kepala MAN 2 Kota Makassar, Darmawati, menilai pencapaian itu menjadi bukti bahwa siswa madrasah memiliki kemampuan bersaing di tingkat global.
“Ini adalah pembuktian bahwa anak madrasah punya kapasitas global. Kita tidak lagi hanya bicara kompetensi lokal, tetapi juga kecakapan internasional,” ujarnya, Rabu (27/5/2026).
Menurut Darmawati, transformasi madrasah saat ini tidak hanya berfokus pada pendidikan keagamaan, tetapi juga penguatan sains, teknologi, dan kemampuan internasional siswa.
MAN 2 Makassar, lanjut dia, telah menyiapkan berbagai program pendampingan akademik sejak dini, termasuk penguatan bahasa asing dan pengembangan portofolio siswa untuk melanjutkan pendidikan ke luar negeri.
Selain keberhasilan Thalita, tahun ini sebanyak 74 siswa MAN 2 Makassar diterima di PTN melalui jalur prestasi, 47 siswa lolos PTKIN lewat SPAN, serta 184 siswa diterima melalui jalur SNBT.
Deretan kampus tujuan para siswa antara lain Universitas Indonesia (UI), Universitas Gadjah Mada (UGM), Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Hasanuddin (Unhas), hingga Universitas Brawijaya.
Pihak madrasah menyebut capaian tersebut menjadi motivasi baru untuk memperluas kerja sama dengan lembaga bahasa dan universitas luar negeri guna membuka lebih banyak peluang pendidikan internasional bagi siswa madrasah. (*)