Seorang Pria Ditahan karena Tusuk 10 Orang di Kereta Tokyo

By Nad

nusakini.com - Internasional - Seorang pria dikabarkan menusuk paling tidak 10 penumpang di kereta komuter Tokyo. Dua orang mengalami luka serius.

Terduga pelaku meninggalkan pisau saat ia kabur, kemudian ia ditangkap pada hari Jumat (6/8) di ibukota Jepang, menurut stasiun TV NHK. Tokyo saat ini merupakan tuan rumah Olimpiade yang akan ditutup pada hari Minggu (8/8).

Pemadam kebakaran Tokyo mengatakan 9 dari 10 penumpang dilarikan ke rumah sakit terdekat, korban ke-10 bisa berjalan sendiri. Semua yang terluka masih sadar, menurut pemadam kebakaran.

Seorang saksi menyatakan para penumpang panik dan berlarian keluar dari kereta. Saksi lainnya memberitahu NHK ia melihat penumpang yang berlumuran darah keluar kereta, masinis kemudian meminta bantuan dokter dan penumpang yang membawa handuk. Puluhan paramedis dan polisi tiba di stasiun kemudian.

NHK melaporkan terduga pelaku pergi ke minimarket dan mengaku ia lelah berusaha kabur. Manajer toko kemudian memanggil polisi setelah melihat bercak darah di baju pria tersebut. Dikabarkan usia pria ini sekitar 20-an tahun.

Peristiwa penusukan ini terjadi di Stasiun Seijogakuen-Mae, menurut operator kereta api, Perusahaan Odakyu Electric Railway. Jalur kereta ini umumnya berada di atas tanah namun sedang berada di bawah tanah ketika penyerangan terjadi.

Jepang dalam beberapa tahu terakhir mengalami kasus-kasus pembunuhan menggunakan pisau. Pada tahun 2019, seorang pria menyerang sekelompok siswa perempuan yang sedang menunggu bus di Tokyo, menewaskan dua orang dan melukai 17 lainnya sebelum akhirnya ia bunuh diri. Pada tahun 2018, seorang pria membunuh satu penumpang dan melukai dua lainnya dalam kereta cepat. Pada tahun 2016, seorang mantan karyawan rumah disabilitas membunuh 19 orang dan melukai lebih dari 20 orang.