Sentil Kebijakan Lingkungan yang Dianggap Tumpul, Aksi Vokal Musisi di AMI Awards Panen Dukungan Publik
By Admin

Andien | Dok. FB
nusakini.com, Malam penganugerahan perhelatan bergengsi Anugerah Musik Indonesia (AMI) Awards 2026 yang diselenggarakan pada hari Rabu (4/11) secara mengejutkan diwarnai oleh aksi kepedulian para seniman. Beberapa musisi kenamaan Tanah Air tampak cerdik memanfaatkan sorotan panggung kemenangan tersebut untuk mengkritik secara vokal masalah rentetan bencana alam serta kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang kini diduga tengah melanda Nusantara.
Penyanyi Andien yang baru saja ditetapkan sebagai pemenang untuk kategori Artis Solo Soul/R&B Alternatif Terbaik tak sungkan mengutarakan kepedulian mendalam bagi para warga sipil yang menjadi korban bencana. "Aku juga ingin menaruh hati dan empati yang sangat-sangat besar terhadap apa yang terjadi di Indonesia," ungkap sosok perempuan tersebut di hadapan tepuk tangan riuh penonton yang memadati arena.
Sindiran yang cukup tajam terhadap proses tata kelola regulasi juga dilontarkan tanpa ragu oleh pasangan kolaborator Hindia dan Dipha Barus saat giliran mereka menerima piala prestisius di atas pentas. "Kami dedikasikan untuk teman-teman yang sulit bernafas karena alam dibakar, untuk yang sulit bernafas karena kebijakan tidak berpihak kepada kita semua, dan untuk yang masih diadu domba," kata Hindia.
Tak berhenti di situ, peraih penghargaan istimewa Album Terbaik Terbaik yakni penyanyi muda Idgitaf turut menyoroti ironi curah hujan di tengah kepungan bencana yang melumpuhkan aktivitas warga. "Walaupun mereka berbeda situasinya dalam mencintai atau membenci hujan, ada kesamaan dalam keduanya, mereka membutuhkan restorasi dan akuntabilitas," ujar musisi berbakat tersebut.
Grup musik rock alternatif Perunggu beserta penyanyi Kunto Aji juga tidak ketinggalan memanfaatkan momen tersebut untuk mengajak seluruh elemen masyarakat agar terus saling bahu-membahu dalam melewati masa-masa krisis. "Saya ada di sini, saya akan mewakili teman-teman semua karena tanpa pendengar saya bukan siapa-siapa, jadi suara-suara yang tidak terdengar di luar sana akan sebisa mungkin saya coba suarakan," ucap Kunto Aji menegaskan komitmennya.
Keberanian para artis besar ini dalam menyuarakan isu sensitif mendapatkan respons yang sangat positif dari kalangan warganet yang ramai mengapresiasinya di berbagai platform digital dan forum diskusi daring. Ironisnya, berdasarkan rilis pemantauan harian resmi milik Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang dipublikasikan per Rabu (4/11), petugas di lapangan mengonfirmasi pendeteksian sebaran 588 titik panas dan 149 titik api yang mengepung enam provinsi. (*)