Rano Karno Sebut Perputaran Ekonomi Jakarta Tembus Rp48 Triliun Saat Libur Keagamaan
By Admin
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno/ Dok. DKI
nusakini.com, Jakarta — Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, menyampaikan bahwa aktivitas ekonomi di ibu kota mengalami peningkatan signifikan selama periode libur keagamaan, mulai dari Natal hingga Idulfitri.
Hal itu disampaikan Rano saat menghadiri acara halalbihalal dan haul masyayikh yang diselenggarakan Ikatan Keluarga Alumni Pesantren Tebuireng (IKAPETE) DKI Jakarta di Aula Masjid At Tin, TMII, Jakarta Timur, Minggu (29/3).
Menurut dia, perputaran ekonomi Jakarta dalam periode tersebut mencapai sekitar Rp48 triliun. Ia juga mengapresiasi kontribusi warga Tebuireng yang tinggal di Jakarta dalam mendukung dinamika ekonomi daerah.
Rano menjelaskan, salah satu kebijakan yang diambil pemerintah daerah adalah pemberian subsidi transportasi publik selama dua hari saat Idulfitri. Berdasarkan perhitungan Pemprov DKI, nilai subsidi tersebut mencapai sekitar Rp3 triliun.
“Namun, dari kebijakan itu, dampak ekonomi yang dihasilkan disebut mencapai beberapa kali lipat,” ujarnya.
Di sisi lain, Rano mengakui adanya tantangan fiskal akibat berkurangnya dana bagi hasil dari pemerintah pusat. Kondisi tersebut, menurutnya, mendorong pemerintah daerah untuk melakukan efisiensi pada sejumlah sektor.
Meski demikian, ia menegaskan bahwa program yang berkaitan langsung dengan kesejahteraan masyarakat, seperti pendidikan melalui beasiswa dan layanan kesehatan, tetap menjadi prioritas.
Dalam kesempatan itu, Rano juga mengajak tokoh agama dan masyarakat untuk bersama-sama menjaga solidaritas sosial serta mendoakan agar Jakarta mampu menghadapi tekanan ekonomi ke depan. (*)