Petugas Haji Dituntut Tingkatkan Kepekaan untuk Cegah Krisis

By Abdi Satria


nusakini.com-Jakarta - Untuk mencegah terjadinya krisis dalam Penyelenggaraan Ibadah Haji 2019, petugas haji dituntut untuk meningkatkan kepekaan dalam menjalankan tugas. Pesan ini disampaikan Staf Khusus Menteri Agama Hadi Rahman saat memberikan pembekalan tentang Manajemen Krisis kepada Petugas Haji Arab Saudi Tahun 1440H/2019M, di Jakarta.  

"Krisis tidak terjadi tiba-tiba. Tapi ada gejala-gejala masalah sebelumnya. Krisis terjadi karena adanya pengabaian masalah," tutur Hadi Rahman, Kamis (25/04).  

"Maka petugas perlu untuk selalu meningkatkan kepekaan untuk melihat gejala atau masalah untuk dapat mengantisipasi terjadinya krisis," sambungnya.  

Hadi menceritakan beberapa krisis yang terjadi di saat penyelenggaraan haji muncul akibat adanya pengabaian masalah. Ia mencontohkan, suatu kali ia menyaksikan ada kursi-kursi ditumpuk tinggi di depan tangga darurat sebuah hotel yang menjadi pemondokan jemaah.  

"Bayangkan jika suatu ketika lift mati atau terjadi kebakaran. Tangga darurat yang seharusnya menjadi tempat penyelamatan, malah ada kursi yang ditumpuk itu. Pasti akan mengganggu pergerakan jemaah, dan mungkin saja menimbulkan korban jiwa," tutur Hadi.  

Di sini lah menurut Hadi dibutuhkan kepekaan dari para petugas untuk melihat segala sesuatu dalam penyelenggaraan haji dengan detil untuk dapat mengantisipasi masalah. 

"Petugas haji itu harus terus bergerak. Jangan hanya diam dan duduk di belakang meja saja. Lihat detil sekeliling. Jangan sampai hal sepele dapat menyebabkan krisis," ujarnya.  

Ia menuturkan, bahwa capaian indeks penyelenggaraan haji dapat meningkatkan hingga 85,23 tidak terjadi dengan tiba-tiba. Namun ini dapat terjadi karena Kemenag telah mempelajari secara detil permasalahan dari tahun ke tahun.  

Hasil evaluasi tersebut kemudian dijadikan perbaikan guna melakukan mitigasi krisis. "Kita harus pahami setiap detil. Ini yang kemudian kita perbaiki," kata Hadi.  

"Bahwa capaian kita tidak terjadi tiba-tiba. Tapi itu upaya besar kita, bagian kerja kita yang terencana, terintegrasi, sehingga bisa melakukan menghasilkan keberhasilan bersama," jelas Hadi. (p/ab)