Peta Baru Kompetisi Digital Pendidikan Menengah Papua Barat Mulai Digelar
By Admin

Lomba Kompetensi Siswa Pendidikan Menengah (LKS-Dikmen)
nusakini.com, Manokwari — Lanskap kompetisi talenta muda di Provinsi Papua Barat resmi memasuki babak baru lewat transformasi sistem penyaringan daerah. Langkah ini ditandai dengan pelaksanaan Lomba Kompetensi Siswa Pendidikan Menengah (LKS-Dikmen) bidang Digital Marketing Tingkat Provinsi Papua Barat yang berlangsung pada Rabu, 1 Juli 2026. Ajang tahunan ini tidak lagi eksklusif bagi satu satuan pendidikan, melainkan telah membuka pintu integrasi lintas jalur sekolah.
Perubahan fundamental dari pola konvensional menjadi payung baru LKS-Dikmen tersebut kini melibatkan partisipasi dari Sekolah Menengah Atas (SMA), Madrasah Aliyah (MA), serta Madrasah Aliyah Kejuruan (MAK). Pada penyelenggaraan kali ini, tercatat empat delegasi terbaik yang mewakili empat kabupaten di wilayah Papua Barat saling beradu strategi bisnis dan pemasaran digital setelah lolos seleksi ketat di tingkat daerah masing-masing.
Berdasarkan data panitia pelaksana pada Rabu (1/7), keempat peserta yang bersaing di tingkat provinsi tersebut adalah Febbi Eka Pratiwi (SMKN 5 Kabupaten Manokwari), Priya Qirana Azis (SMKN 1 Kabupaten Teluk Bintuni), Nur Aprilia Dwi Ariska (SMKN 2 Kabupaten Kaimana), dan Putri Alisha Dalimunthe (MAN Kabupaten Fakfak). Kehadiran perwakilan dari madrasah aliyah dinilai menjadi warna baru sekaligus membuktikan perluasan akses edukasi teknologi di luar ekosistem kejuruan formal.
Rangkaian kompetisi dirancang secara maraton selama dua hari untuk menyimulasikan kebutuhan riil dunia industri kerja. Pada hari pertama yang dipusatkan di ruang pertemuan Vitta Hotel Manokwari, para peserta diuji melalui tahapan konseptual, pemetaan segmen pasar, hingga simulasi interaksi langsung (roleplay) di hadapan dewan juri guna mengukur kecakapan negosiasi.
Sementara itu, pada hari kedua, arena perlombaan bergeser ke Kantor Cabang PT Hasjrat Abadi Manokwari selaku Main Dealer resmi Yamaha di Papua Barat. Di lokasi tersebut, seluruh delegasi ditantang melakukan praktik langsung pembuatan aset konten kreatif serta siaran langsung penjualan (live streaming selling) produk otomotif secara real-time.
Standardisasi penilaian dalam ajang ini dikawal langsung oleh dewan juri gabungan praktisi nasional dan pelaku industri lokal, yakni Ahmad Madani (Praktisi Pemasaran & Vokasi Indonesia) serta Candra Noveldi (HRD CV Anugerah Rimba Papua). Pihak juri menyatakan bahwa atmosfer kompetisi tahun ini mencatatkan standar kualitas yang cukup tinggi dengan performa peserta yang menyerupai pemasar digital profesional saat mengomunikasikan keunggulan produk.
Selain aspek perlombaan, seluruh peserta beserta guru pendamping juga dibekali lokakarya pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) generasi kedua. Materi yang diberikan mencakup strategi optimasi mesin pencari modern berbasis jawaban tunggal (AEO dan GEO), pemanfaatan Google Flow, Sora, hingga pengelolaan data analitik menggunakan NotebookLM untuk mempersiapkan lulusan menghadapi tuntutan industri global. (*)