Pemprov DKI Ajak Perguruan Tinggi Terlibat dalam PKT

By Abdi Satria


nusakini.com-Jakarta-Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengajak perguruan tinggi di Jakarta untuk terlibat dalam Pengembangan Kewirausahaan Terpadu (PKT). 

Sebagai langkah awal, Pemprov DKI Jakarta melakukan paparan sekaligus berdiskusi dengan perwakilan dari 125 perguruan tinggi di Ibukota terkait PKT.

Kepala Biro Perekonomian DKI Jakarta, Mochamad Abbas mengatakan, Pemprov DKI menginginkan agar potensi ekonomi di Jakarta juga bisa menyasar dunia akademisi, khususnya lingkungan kampus. 

"Saat ini sudah ada program Pengembangan Kewirausahaan Terpadu. Selama ini efford-nya kita lakukan sendiri, dan tidak salah kita buka untuk memperluas ekosistemnya kepada kalangan kampus," ujarnya, di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (24/9). 

Abbas menilai, perguruan tinggi memiliki sumber daya yang memadai, baik dari sisi mahasiswa maupun dosen untuk menciptakan iklim kewirausahaan.    

"Saya berharap, dari diskusi ini akan memunculkan potensi yang akan menciptakan kerja sama antara Pemprov DKI dengan perguruan tinggi," terangnya. 

Ia menambahkan, implementasi dari kerja sama yang dilakukan juga merupakan wujud dari Tri Dharma Perguruan Tinggi. Sehingga, sinergisitas ini akan menjadi bagian dari upaya partisipatif kolaboratif untuk membuat Jakarta semakin maju dan bahagia warganya. 

"Selanjutnya, kita bisa segera melakukan MoU, dan sebagai tindak lanjut masing-masing SKPD akan melakukan Perjanjian Kerja Sama dengan perguruan tinggi," ungkapnya. 

Sementara itu, Kepala Bagian Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah III, Norsanty menilai diskusi tersebut sebagai ajang pemetaan bagi kampus-kampus di Jakarta untuk diajak bekerja sama. 

"Salah satu fokus pembahasan dalam diskusi ini adalah tentang pendampingan bagi mahasiswa dan dosen untuk keterampilan pemasaran," ucapnya. 

Menurutnya, Pemprov DKI Jakarta memiliki banyak sumber daya manusia sebagai tenaga ahli yang dapat memberikan pengarahan kepada kalangan kampus. 

"Semoga setelah diskusi ini bisa segera ditindaklanjuti dengan langkah-langkah strategis," tandasnya.(p/ab)