Pelindo IV Berharap Pemkot Tarakan Bangkitkan Lagi Komoditas Rumput Laut

By Admin


nusakini.com - PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) IV (Persero) berharap Pemerintah Kota Tarakan membangkitkan dan mengoptimalkan kembali produksi komoditas rumput laut, untuk dijadikan produk ekspor andalan dari Provinsi Kalimantan Utara.

Hal itu diungkap Direktur Utama PT Pelindo IV Doso Agung, pada “Malam Ramah Tamah Dalam Rangka Dirgahayu Republik Indonesia ke-71” di Swiss-Belhotel Tarakan, Selasa malam (16/8/2016) yang dihadiri Wali Kota Tarakan Sofian Raga, Asisten Deputi Kementerian BUMN Silvester Budi Agung, Direksi Semen Gresik, pejabat Kantor Pusat, seluruh karyawan beserta staf Pelindo IV Cabang Tarakan dan Ibu-ibu Perispindo IV yang diketuai Lina Marlina Doso Agung. 

“Rumput laut bertumbuh setiap 2 hingga 3 bulan sekali. Jika komoditas ini dikembangkan dengan baik oleh masyarakat di sini [Tarakan], bukan tidak mungkin akan menjadi komoditas ekspor andalan. Apalagi, akhir September nanti, Pelindo IV akan membuka pintu ekspor langsung atau direct call tujuan Korea, Jepang, China dan Hongkong dari Kalimantan, sehingga rumput laut bisa menjadi pangsa pasar potensial dari wilayah ini,” papar Doso Agung. 

Menurutnya, dengan sedikit biaya yang dikeluarkan untuk budi daya rumput laut, bisa menghasilkan uang yang cukup banyak. Dia mencontohkan di Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan, di mana pemerintah daerah [pemda] setempat juga menggenjot masyarakatnya untuk mengembangkan rumput laut karena sejak Pelindo IV membuka pintu ekspor langsung dari Pelabuhan Makassar, 60% pengiriman kontainer didominasi komoditas yang bisa dijadikan berbagai produk olahan tersebut. 

“Awal direct call dari Pelabuhan Makassar, hanya 48 kontainer per minggu yang bisa dibawa ke luar negeri. Tetapi sekarang, jumlah itu terus meningkat hingga kini menjadi 350 kontainer per minggu dan 60% didominasi oleh komoditas rumput laut,” jelasnya. 

Wali Kota Tarakan Sofian Raga mengungkapkan, cita-cita Tarakan memang ingin menjadi kota perdagangan, industri dan jasa produk perikanan dan kelautan. “Dari Sumber Daya Alam (SDA), Tarakan sudah punya. Apalagi, kota ini memiliki dua pintu, yaitu dari udara dan laut,” ujarnya. 

Dia menambahkan, pengembangan bandara dan infrastruktur kepelabuhanan memang menjadi prioritas pemerintah daerah saat ini. 

Dengan infrastruktur kepelabuhanan yang sudah ada dan yang akan dibangun oleh Pelindo IV, pihaknya berjanji akan terus mengembangkan seluruh potensi yang ada. Dia juga menyebutkan, ekspor langsung dari Kalimantan oleh Pelindo IV akan menjadi penyemangat masyarakat untuk terus berproduksi. “Masyarakat tinggal mengoptimalkan SDA yang sudah ada,” ucap Sofian. 

Terkait komoditas rumput laut, dia juga berjanji akan terus mendorong masyarakat untuk lebih berproduksi, termasuk budi daya perikanan dan kelautan lainnya. 

Mengenai rencana Pelindo IV yang akan membuka pintu direct call dari Kalimantan, dia mengatakan bahwa sebenarnya Tarakan memang harus memiliki pelabuhan untuk ekspor sendiri karena hampir semua SDA ada di kota ini, sehingga Tarakan juga bisa memeroleh pemasukan daerah dari pajak ekspor langsung.(p/mk)