Pelayanan Kemiskinan, Tasikmalaya Diminta Replikasi UPTPK Sragen

By Admin

nusakini.com--Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Yuddy Chrisnandi mengapresiasi langkah Pemerintah Daerah Kabupaten Tasikmalaya yang memiliki Unit Pelayanan Cepat Penanggulangan Kemiskinan. Namun, dia meminta agar Pemkab Tasikmalaya mereplikasi UPT Penanggulangan Kemiskinan milik Kabupaten Sragen.  

"Coba replikasi UPT Penanggulangan Kemiskinan di Sragen karena sudah menjadi juara dalam United Nation Public Service Award (UNPSA) tahun lalu," kata Yuddy Chrisnandi saat melakukan safari ramadan di kantor Bupati Tasikmalaya, Jawa Barat, Kamis (16/6). 

Yuddy meminta agar Pemkab Tasik mengembangkan pelayanan yang sudah ada, ehingga tidak tanggung dalam mengatasi kemiskinan di Tasikmalaya. "Jangan tanggung-tanggung dalam melayani masyarakat. Pelayanan yang sudah ada tinggal dikembangkan saja, replikasi yang di Sragen karena UPT itu sudah berhasil menurunkan tingkat kemiskinan," kata Yuddy.  

UPTPK Model Jawaban Problematika Kemiskinan, Kabupaten Sragen, memadukan semua pelayanan penanggulangan kemiskinan secara terpadu, dalam satu pintu. UPTPK terdiri dari Seksi Kesehatan, yang berkolaborasi dengan Dinas Kesehatan, RSUD, Puskesmas, Seksi Pendidikan, (kolaborasi dengan Dinas Pendidikan, Bagian Kesra), dan Seksi Sosial Ekonomi (kolaborasi dengan Dinas Sosial, Dinas Tenaga Kerja, Dinas Perinkop dan UMKM, Badan Diklat, Bapelluh, Bagian Ekonomi, dan Baznas. 

Dengan adanya UPTPK, ini koordinasi antar Satker Pengampu Program dapat diminimalisir. Selain itu, indikator dan database kemiskinan menjadi sama, karena harus merujuk pada indikator dan database yang dimiliki UPTPK sebagai rujukan tunggal. Lebih dari itu, warga miskin punya arah yang pasti jika melakukan pengaduan, tidak bingung ke Satker mana.(p/ab)